Selasa, 16 April 2024
Umum

PCNU ALABIO BERI PELATIHAN KAUM HAWA MILIKI KETERAMPILAN DALAM PERAWATAN JENAZAH

AMUNTAI – Tidak banyak orang yang faham mengenai tata cara perawatan jenazah, terutama bagi kalangan hawa yang dinilai sudah mulai langka. Alhasil, pihak keluarga duka biasanya terpaksa memanggil ahli pemulasaraan jenazah dari desa sebelah atau daerah lain yang lumayan jauh.

Melihat fenomena tersebut, Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio, melalui Badan Otonom PCNU Alabio beberapa waktu lalu menggelar pelatihan memandikan dan mengafani jenazah perempuan yang dihelat di Gedung NU Alabio, Minggu (10/3/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih Ibu-ibu perwakilan warga jamaah agar memiliki keterampilan dalam memandikan dan mengafani jenazah khususnya perempuan.

Ketua PCNU Alabio, Kasrani, saat membuka kegiatan menjelaskan, bahwa pentingnya keterampilan dalam memandikan jenazah khususnya bagi ibu-ibu dimana keterampilan ini sudah mulai langka.

“Ditempat kita orang yang punya kemampuan memandikan jenazah bagi perempuan sudah mulai langka, kadang saat ada yang meninggal keluarga harus mencari tukang mandikan jenazah jauh ke kampung lain,” katanya.

Apalagi tambahnya, ini akan semakin bermasalah jika kebetulan ada beberapa orang yang meninggal dalam satu waktu.

Dirinya mengharapkan pelatihan ini nantinya bagi setiap jamaah dan langgar ada yang mampu menyelenggarakan jenazah bagi perempuan.

Ditambahkan oleh kasrani, pelaksanaan kegiatan ini merupakan sumbangsih PCNU Alabio bagi masyarakat NU di Alabio dalam hal sosial kemasyarakatan.

Sementara, Rais Syuriah PCNU Alabio, KH. Fakhruddin dalam arahannya menyampaikan fadilat bagi orang yang memandikan dan mengafani jenazah serta pentingnya menjaga aib jenazah.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh Rais Syuriyah, Pengurus Tanfiziah PCNU Alabio, Badan otonom NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Muslimat NU, Fatayat NU, Pagar Nusa, hingga para peserta yang berjumlah 59 orang, terdiri dari ibu-ibu warga jamaah di wilayah kecamatan Sungai Pandan dan Sungai Tabukan

Dalam pelatihan yang dinarasumberi Ibu Siti Sarah dari Jamaah Hayatul Ibadah Pandulangan tersebut, selain teori juga dilakukan langsung simulasi dari mengafani hingga memandikan jenazah.

Memanfaatkan maniken serta bahan dan alat yang diperlukan untuk praktik termasuk kain kafan yang telah disiapkan panitia, kegiatan pelatihan menjadi sangat menarik dan peserta sangat antusias mengikuti jalannya pelatihan.(diskominfosandi/wahyu)

Loading

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!