PERINGATI HUT KE-40 PATELKI, PELAJAR MTsN 2 HSU JALANI PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH DAN GULA DARAH

AMUNTAI – Sebanyak 330 pelajar kelas VIII MTsN 2 Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti pemeriksaan golongan darah dan gula darah yang digelar Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di MTsN 2 HSU ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-40 PATELKI sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan sejak dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK HSU, Mayang Melanie, Kepala MTsN 2 HSU, Kepala Puskesmas Sungai Malang, jajaran pengurus PATELKI HSU, serta para guru dan tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua TP PKK HSU, Mayang Melanie, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi para pelajar.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sederhana seperti golongan darah dan gula darah sangat penting dilakukan sejak dini agar para pelajar lebih mengenal kondisi kesehatannya sendiri.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk anak-anak kita. Selain menambah pengetahuan, ini juga menjadi bentuk edukasi kesehatan agar para pelajar lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya sejak usia muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjaga kesehatan harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari, terutama dengan memperhatikan pola makan dan gaya hidup.
“Anak-anak harus mulai membiasakan diri hidup sehat, mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan, serta lebih bijak memilih jajanan. Karena kesehatan yang dijaga sejak sekarang akan sangat menentukan masa depan,” tambahnya.
Mayang juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya edukasi dan pencegahan dini di kalangan generasi muda.
“Semoga kegiatan ini memberi manfaat besar, bukan hanya hari ini, tetapi juga menjadi bekal pengetahuan bagi anak-anak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka ke depannya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PATELKI Kabupaten HSU, Ahmad Norrahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Teknologi Laboratorium Medik dalam rangka HUT ke-40 PATELKI.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkenalkan profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) kepada para pelajar.
“PATELKI adalah organisasi profesi yang menaungi tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik atau ATLM, yang dahulu lebih dikenal sebagai analis kesehatan. Profesi ini memiliki peran penting dalam membantu penegakan diagnosis melalui pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.
Ia menuturkan, melalui kegiatan ini PATELKI ingin mengenalkan lebih dekat dunia laboratorium medis kepada para pelajar, sekaligus memberikan pemahaman bahwa profesi ATLM memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan.
“Kami ingin anak-anak mengenal bahwa di balik hasil pemeriksaan darah, gula, urine, dan lainnya, ada tenaga laboratorium medis yang berperan penting membantu dokter dalam menegakkan diagnosis pasien,” katanya.
Ahmad Norrahman menambahkan, pemeriksaan golongan darah memiliki banyak manfaat, terutama untuk kebutuhan jangka panjang.
“Golongan darah penting untuk diketahui sejak dini karena tidak akan berubah seumur hidup. Ini sangat bermanfaat, terutama ketika suatu saat ada keluarga atau orang lain yang membutuhkan donor darah. Ketika kita mengetahui golongan darah sendiri, maka kita bisa lebih cepat membantu,” ujarnya.
Selain pemeriksaan golongan darah, para pelajar juga menjalani pemeriksaan gula darah sebagai bentuk deteksi dini terhadap risiko gangguan kesehatan di usia remaja.
Menurut Ahmad, pemeriksaan gula darah penting dilakukan mengingat pola konsumsi remaja saat ini yang cenderung tinggi gula dan didominasi makanan kemasan.
“Sekarang ini banyak anak muda terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis. Padahal, jika berlebihan, itu bisa memicu gangguan kesehatan sejak dini. Karena itu, pemeriksaan gula darah ini menjadi langkah awal agar anak-anak lebih peduli terhadap pola makan dan kesehatannya,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat di kalangan pelajar.
“Semoga kegiatan ini menjadi edukasi yang bermanfaat, menambah pengetahuan siswa tentang kesehatan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini,” tutupnya. (MC HSU/NATA /JIMMY)
Editor Wahyu




