Sabtu, 2 Mei 2026
Umum

‎RIBUAN PELAJAR SEMARAKKAN HUT KE-74 HSU, IKUTI PAWAI LITERASI, LOMBA YEL-YEL DAN KOSTUM

AMUNTAI – Sebanyak 1.000 pelajar yang berasal dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tampak antusias dan penuh semangat mengikuti Pawai Literasi, lomba yel-yel, dan lomba kostum, Selasa (28/4/2026).

‎Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) HSU ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten HSU.

‎Pelepasan pawai dilakukan secara langsung oleh Bupati HSU H Sahrujani didampingi Wakil Bupati Hero Setiawan, di halaman utama Kantor Dispersip Kabupaten HSU.

‎Tampak hadir pula, Ketua Tim Penggerak PKK HSU sekaligus Bunda Baca HSU, Hj Murniati Sahrujani, Wakil Ketua TP PKK HSU, Mayang Melani, unsur pejabat SKPD dan Forkopimda dilingkungan Pemkab HSU.

‎Sejak pagi hari, para peserta sudah tampak berkumpul, bersiap dengan kostum yang beragam dan kreatif, serta membawa berbagai atribut yang berkaitan dengan dunia literasi, seperti replika buku, tulisan motivasi membaca, dan simbol-simbol pendidikan.

‎Dalam Pawai Literasi, para peserta berjalan menyusuri rute yang telah ditetapkan, sambil memperagakan berbagai pesan penting tentang manfaat membaca, budaya literasi, serta keunggulan dan potensi daerah Hulu Sungai Utara.

‎Tidak hanya itu, kompetisi yel-yel yang diikuti setiap kelompok sekolah menambah semarak suasana. Setiap tim menampilkan kreasi lirik dan irama yang penuh semangat, berisi ajakan mencintai buku dan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

‎Sementara itu, lomba kostum menjadi daya tarik tersendiri. Para pelajar tampil dengan busana yang terinspirasi dari tokoh cerita, tokoh sejarah, karakter buku, hingga sosok pahlawan, yang seluruhnya dikreasikan dengan bahan yang bervariasi, bahkan banyak yang memanfaatkan bahan daur ulang. Hal ini sekaligus mengajarkan nilai-nilai kreativitas dan kepedulian lingkungan kepada generasi muda.

‎Dalam sambutannya, Bupati HSU, H. Sahrujani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan semangat yang ditunjukkan seluruh peserta, guru pendamping, serta panitia penyelenggara.

‎Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana memeriahkan hari jadi daerah, melainkan langkah strategis untuk menanamkan budaya literasi sebagai fondasi kemajuan peradaban dan pembangunan HSU ke depannya.

‎”Dengan tema hari ini festival literasi Bangkit Bersama berkarya untuk Banua membawa pesan kuat bahwa kebangkitan daerah kita,” kata Haji Jani sapaan Bupati Sahrujani.

‎Lebih lanjut, Ia memastikan Pemerintah Kabupaten HSU terus berkomitmen untuk memperkuat sistem literasi. Namun, upaya ini tidak akan maksimal tanpa dukungan bapak ibu guru dan orang tua untuk terus menumbuh kembangkan minat baca sejak dini baik di sekolah maupun di rumah.

‎”Kepada anak-anak tercinta kalian adalah masa depan masa depan Kabupaten Hulu Sungai Utara jadikanlah buku sebagai sahabat dan jadikanlah teknologi sebagai alat untuk menambah ilmu bukan hanya sekedar hiburan terus berkarya. Tunjukkan bahwa anak harus mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah kita tercinta,” tukasnya.

‎Seiring dengan itu, Kepala Dispersip HSU, Karyanadi menyampaikan rangkaian kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pendidikan dan literasi.

‎Ke depannya, berbagai program sejenis akan terus digelar dan ditingkatkan agar jangkauannya semakin luas dan manfaatnya semakin terasa bagi masyarakat.

‎”Kegiatan pawai literasi ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memupuk kebersamaan dan sportivitas antar kelompok, menumbuhkan kreativitas dan semangat berkarya untuk anak-anak kita masa depan daerah hulu sungai utara,” kata Karyanadi dalam laporannya.

‎Adapun jumlah peserta secara keseluruhan kurang lebih 1000 orang yang terbagi menjadi 20 regu dari SD/ MI, 10 regu dari SMP atau MTs, serta 150 orang guru pendamping yang tersebar di semua Kecamatan di Kabupaten HSU.

‎Acara juga dimeriahkan dengan hiburan musik kesenian tradisional panting, pembagian door prize menarik dan hadiah bagi para pemenang lomba, menambah semarak rangkaian kegiatan.(MC HSU/ Wahyu/ Febri)

‎Editor Putera