
AMUNTAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Adi Lesmana, mewakili Bupati HSU secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIX Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten HSU. Kegiatan yang mengusung tema “Arah Baru IPM HSU: Rekonstruksi Pelajar Berkemajuan melalui Kepemimpinan Berdampak” ini berlangsung di Aula BPKAD Kabupaten HSU, Jumat (10/7/2026).
Acara pembukaan dihadiri oleh unsur Forkopimda HSU, Pimpinan Daerah Aisyiyah HSU, Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kecamatan Amuntai, Jarang Kuantan, Alabio I, Hambuku Tengah, dan Sungai Pandan, serta Pimpinan Daerah Organisasi Otonom Muhammadiyah se-HSU. Turut hadir Pimpinan Wilayah IPM Kalimantan Selatan, jajaran Pimpinan Daerah IPM Kabupaten HSU, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati HSU yang dibacakan Sekda Adi Lesmana, disampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar IPM atas terselenggaranya Musda XIX sebagai forum strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi untuk periode mendatang.
Menurut Sekda, IPM memiliki peran sangat vital dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian generasi muda. Keberadaan organisasi ini dinilai menjadi wadah pembinaan kader yang tidak hanya berakhlak dan berilmu, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap masyarakat.
“IPM adalah organisasi pelajar yang memegang peran strategis dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian generasi muda. Melalui Musda ini, diharapkan lahir berbagai gagasan serta program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, berakhlak mulia, berwawasan luas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius yang mengintai masa depan generasi muda. Ia pun mengajak seluruh pelajar untuk berperan aktif mencegah bahaya tersebut.
“Jadilah teladan di sekolah, di lingkungan keluarga, dan di tengah masyarakat. Bangun budaya saling mengingatkan, saling menjaga, dan saling menguatkan agar tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Mari kita gaungkan semangat HSU Bangkit dari Narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Kabupaten HSU, Muhammad Ridhani, menyampaikan bahwa Musda merupakan forum permusyawaratan tertinggi IPM di tingkat kabupaten. Momen ini menjadi wadah untuk mengevaluasi kinerja organisasi periode sebelumnya sekaligus menentukan kepemimpinan baru.
“Saya berharap hasil Musda ini menjadi langkah awal lahirnya kepemimpinan baru yang amanah, inovatif, dan mampu membawa IPM HSU semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan pelajar di Kabupaten HSU,” ungkap Ridhani.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musda untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, musyawarah, dan demokrasi dalam setiap tahapan persidangan, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar menjadi keputusan terbaik demi kemajuan organisasi serta kemaslahatan pelajar di Hulu Sungai Utara.
Usai pembukaan Musda XIX, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran resmi Sasirangan IPM Kabupaten HSU Tahun 2026. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Sekda Adi Lesmana, didampingi jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten HSU, Ketua Umum Pimpinan Wilayah IPM Kalimantan Selatan, serta Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Kabupaten HSU.(MC HSU/Rizki/Jimmy)
Editor: Wahyu




