DINAS PERTANIAN HSU BERI PENYULUHAN PENGENDALIAN GULMA SUSUPAN GUNUNG

Amuntai – Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan penyuluhan di Kecamatan Danau Panggang, Rabu (14/2), terkait pengendalian gulma “susupan gunung” yang menyebar luas di daerah ini. Penyuluhan ini diikuti puluhan tenaga penyuluh pertanian.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian HSU Pariyati, S.Pi mengatakan, penyuluhan ini bertujuan agar para penyuluh pertanian dapat melakukan pembinaan kepada para petani, terkait berbagai permasalahan yang menghambat usaha tani.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Balai Penyuluhan Kecamatan Danau Panggang Ahmad Husaini. Ia mengharapkan kegiatan ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat.
Tenaga Penyuluh Pertanian Kabupaten HSU Hj. Sumiati selaku narasumber menyampaikan, salah satu cara pengolahan lahan yang akan ditanami yaitu dengan membersihkan gulma.
“Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh bukan pada tempatnya dan berpengaruh negatif”, kata Sumiati.
Lebih lanjut Sumiati mengatakan, macam-macam jenis gulma yang tumbuh di daerah rawa khususnya di Kecamatan Danau Panggang, seperti tumbuhan putri malu raksasa atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan “susupan gunung” (Mimosa pigra L.).
“Ledakan pertumbuhan cepat susupan gunung (Mimosa pigra L.) memberikan dampak yang merugikan bagi masyarakat, terutama petani”, jelas Sumiati.
Pertumbuhan susupan gunung yang begitu cepat ini akibat dari beberapa faktor, seperti tidak adanya musuh alami, kondisi lingkungan fisik dan biologis yang mendukung, serta potensi reproduksi yang tinggi.
“Daerah yang terdampak susupan gunung ini, antara lain Kecamatan Babirik, Kecamatan Danau Panggang, dan Kecamatan Sungai Pandan”, terang Sumiati.
Sumiati juga menjelaskan beberapa cara untuk mengendalikan susupan gunung ini, yaitu dengan cara mekanik menggunakan buldozer apabila kondisinya memungkinkan. Namun jika kondisi tidak memungkinkan dapat menggunakan cara lainnya, seperti kimiawi dengan menggunakan herbisida, dan pengendalian dengan menggunakan agen biologi.
Melalui penyuluhan ini, Koordinator Penyuluh Kabupaten HSU Didin Rustandi, S.Pt mengharapkan bisa mengatasi masalah-masalah yang ada, khususnya bagi para petani (Diskominfo/ricky).




