
Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Polres HSU dan Kodim 1001 Amuntai/Balangan menggelar Apel Sinergitas Tiga Pilar, di Lapangan Pahlawan Amuntai, (1/10).
Apel ini dilaksanakan untuk menjalin sinergitas dalam menyongsong dan mewujudkan pemilu damai dalam pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) yang dilaksanakan tahun 2019.
Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, Dandim 1001 Amuntai Letkol CPN Sondoro Agung Nugroho, dan Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno memimpin apel yang diikuti Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Lurah, Komisi Pemilihan Umum, dan Bawaslu.
Menurut Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, dengan dilaksanakannya apel dan deklarasi kesepakatan bersama, diharapkan suasana menjelang pileg dan pilpres 2019 yang bakal berlangsung di Kabupaten HSU bisa berjalan aman, damai, dan kondusif.
“Melalui Apel Sinergitas ini, kami mengajak kepada semuanya untuk menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif menyongsong pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan tahun 2019,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 1001 Amuntai Letkol CPN Sundoro Agung Nugroho menegaskan bahwa perlunya Babinsa (anggota TNI) aktif di lapangan untuk memberikan informasi dan pendataan yang akurat, sehingga mampu melaksanakan pencegahan dini dan deteksi dini untuk mengcover kemungkinan yang terjadi dan bisa mengancam di wilayah.
“Sehingga seluruh wilayah Indonesia bisa dinyatakan aman,” tegas Dandim.
Senada, Bupati HSU H. Abdul Wahid mengharapkan agar pileg dan pilpres 2018 bisa diapresiasi dan dilaksanakan secara terbuka, fair, sehingga HSU aman, damai, dan kondusif.
“Jika kita bersatu, kuat, Insya Allah NKRI akan damai,” kata Wahid.
“Tahun 2019 akan ada pesta demokrasi untuk mencapai tujuan bersama. Diharapkan tidak saling provokasi dan fitnah, apalagi berunsur sara,” tambahnya.
Menurutnya, tiga pilar sebagai pelayan dan pelindung agar tetap netral dalam penyelenggaraan pilkada serentak 2019. Tiga pilar berperan aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar menolak segala bentuk berita bohong atau hoax yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan, dan latar belakang suku, agama, ras, dan antar golongan. Tiga pilar agar bisa mnciptakan keamanan Desa dan Kelurahan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati HSU juga mengingatkan bahwa bulan Oktober ini juga merupakan bulan pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM), yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu. (Diskominfo/tim/indah)
![]()




