Jumat, 9 Oktober 2026
PemerintahanSosial

‎GUBERNUR KALSEL H. MUHIDIN KUNJUNGI WARGA TERDAMPAK BANJIR DI DESA PONDOK BABARIS

AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa Pondok Babaris, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (10/2/2026) sore.
‎
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah banjir.
‎
‎Kedatangan Gubernur H. Muhidin disambut langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan, serta antusiasme masyarakat Desa Pondok Babaris.
‎
Meski diguyur hujan, warga tetap menunggu dan menyambut kunjungan orang nomor satu di Kalimantan Selatan tersebut.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta uang tunai sebesar Rp200 ribu untuk setiap rumah terdampak.
‎
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang hampir seluruh rumahnya terendam banjir.
‎
‎Gubernur H. Muhidin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang tetap hadir meskipun cuaca kurang bersahabat.
‎
‎Orang nomor satu di Kalsel ini juga menegaskan kesiapan pemerintah untuk menampung berbagai aspirasi warga.
‎
‎“Terima kasih kepada masyarakat Desa Pondok Babaris yang sudah menunggu walaupun hujan. Kami siap mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ujar Muhidin.
‎
‎Salah satu usulan warga adalah pembangunan shelter atau tempat pengungsian yang bisa digunakan saat banjir, dan saat kondisi normal dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.
‎
Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan masjid atau langgar menjelang bulan Ramadhan agar ibadah dapat berjalan dengan nyaman, serta perbaikan akses jalan yang mulai rusak akibat genangan air.
‎
‎Gubernur menyambut baik usulan tersebut dan berkomitmen akan mengoordinasikannya dengan pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti.
‎
‎Kunjungan ini diharapkan memberi semangat bagi warga Desa Pondok Babaris serta menjadi langkah awal percepatan penanganan dampak banjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (MC HSU/NATA/FEBRI)
‎
‎Editor Wahyu