
Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs. H. Abdul Wahid HK, MM., M.Si beserta Ketua TP PKK HSU Dra. Hj. Anisah Rasyidah Wahid, M.AP menyerahkan bantuan korban banjir kepada 3 desa yaitu Desa Danau Terati dan Murung Padang Kecamatan Banjang, serta Desa Panangian Kecamatan Amuntai Utara, Sabtu (23/12).
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kecamatan Banjang, dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Tagana, Kapolsek Banjang, relawan dari BPBD dan Tagana, serta perwakilan Polres HSU.
Dalam sambutannya, Camat Banjang H. Rusmadi Juriani, SE mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Daerah yang telah membantu warganya, seraya berharap bantuan ini bisa meringankan beban korban banjir.
Rusmadi mengungkapkan, di Desa Danau Terati terendam 93 buah rumah dengan korban 123 KK dan 377 jiwa, Desa Murung Padang terendam 124 buah rumah dengan korban 196 KK 375 jiwa. Sementara Desa Panangian korban sejumlah 27 KK 50 jiwa.
“Banjir ini sudah berlangsung selama satu setengah bulan. Kami berharap kepada masyarakat agar bersabar”, lanjut Rusmadi.
Selanjutnya, Bupati HSU H. Abdul Wahid HK dalam sambutannya mengatakan, untuk penanganan banjir ini Pemerintah akan membantu semaksimal mungkin, tidak hanya memberikan bantuan sembako dan menyiagakan tim relawan.
“Untuk pengelolaan aliran sungai, pemerintah telah mengupayakan pemecahan aliran sungai pada tahun 2009-2010 dengan membagi aliran sungai dari Desa Kandang Jaya Kecamatan Lampihong ke Sungai Terasi Kecamatan Banjang. Namun karena dikhawatirkan berdampak pada terendamnya lahan pertanian warga sekitar, sehingga pintu air yang dibuat kurang difungsikan”, jelas Bupati.
Lebih lanjut Wahid mengatakan, Pemkab HSU juga mengupayakan agar Pemerintah Provinsi Kalsel bisa memberikan solusi untuk mengalihkan aliran sungai dari desa Kandang Jaya ke Sungai Terasi, kemudian diteruskan ke Amuntai, sehingga air terbagi menjadi 2 jalur.
“Diharapkan kepada masyarakat agar bersabar. Pemerintah secara bertahap akan mengupayakan jalan keluar menghadapi masalah banjir ini. Tahun ini debit air dirasa lebih banyak dari 2 tahun sebelumnya. Tidak hanya kiriman dari Kabupaten Tabalong dan Balangan, tapi juga mungkin disebabkan oleh hutan yang gundul serta pendangkalan sungai”, kata Bupati.
Usai penyerahan bantuan untuk warga korban banjir, selanjutnya Bupati menjenguk lokasi dan warga korban banjir. Setelah itu, ia juga meninjau persiapan tim relawan pada posko siaga banjir yang dipusatkan di siring itik Amuntai. (Diskominfo/ami)
![]()




