Jumat, 21 Agustus 2026
Umum

‎WUJUD PEDULI KEMARAU PANJANG , MAN 1 HSU GELAR SHALAT ISTISQA DAN DOA BERSAMA

AMUNTAI – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan kepedulian mendalam terhadap krisis kekeringan yang melanda Kabupaten HSU. Ratusan siswa bersama jajaran pendidik berkumpul di halaman sekolah untuk melaksanakan shalat Istisqa, bermunajat memohon kebaikan dan turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang, Jumat (21/8/2026).

‎​Pelaksanaan shalat Istisqa ini dipimpin KH. Ahmad Humaidi selaku imam dan khatib H. Yudi Amin, dalam khotbahnya, beliau menegaskan pentingnya kerendahan hati seorang hamba untuk senantiasa memohon petunjuk dan pertolongan Sang Pencipta di masa sulit.

‎​ Mengharapkan rahmat berupa hujan untuk mengembalikan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

‎Mengajak seluruh jamaah memperbanyak istighfar, memohon keridhaan Allah, serta mengharapkan keberkahan hidup.

‎​Ketua Pelaksana Kegiatan, H. Norkansyah, menyampaikan bahwa aksi religius ini merupakan respons nyata dan wujud empati lembaga pendidikan terhadap kondisi daerah.

Selain sebagai sarana spiritual, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh keluarga besar MAN 1 HSU agar Banua terhindar dari bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta bahaya kabut asap.

‎​”Semoga banua yang kita cintai ini terhindar dari berbagai bencana akibat kemarau panjang dan dihindarkan dari berbagai penyakit,” ujar H. Norkansyah.

‎​Guna mengantisipasi dampak buruk kemarau terhadap para siswa, pihak sekolah juga memberikan petunjuk mitigasi kesehatan secara langsung.

‎Kepada pelajar dihimbau agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran dan dampak kekeringan di sekitar pemukiman.

‎​Menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk menghindari dampak buruk asap. ​Memastikankan asupan gizi harian tercukupi agar kondisi fisik tetap prima selama musim kemarau.

‎​Melalui langkah spiritual dan edukasi ini, MAN 1 HSU membuktikan peran aktifnya tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam merespons isu sosial dan lingkungan di Kabupaten HSU.
‎(MC HSU/RHN- MAN1 HSU).

‎Editor Wahyu