BANJARBARU – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs. H. Abdul Wahid HK, MM, M.Si menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2017 yang diadakan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018, Rabu 5 April 2017 di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru.
Dalam acara yang mengusung tema “Memacu Investasi Melalui Pembangunan Infrastruktur Untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Merata dan Berdaya Saing Menuju Kalsel Mapan” ini, Bupati Wahid didampingi Kepala Bappelitbang HSU, Kabag TU Pimpinan dan Protokoler, Plt. Diskominfo HSU dan jajaran Pemkab HSU.
Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Ir. H. Nurul Fajar Desira, CES dalam laporannya mengatakan, Musrenbang ini merupakan tahapan awal proses pembangunan daerah seperti yang tercantum di dalam Permendagri Nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara, penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
Fajar menyebutkan program dan tahapan dalam RKPD tahun 2018 ini disusun mengacu kepada 13 prioritas pembangunan Kalsel, diantaranya prioritas Kalsel cerdas, Kalsel sehat, Kalsel terampil, Kalsel beriman, Kalsel Pemda berkinerja baik, Kalsel berbudaya, Kalsel aman, Kalsel menuju tuan rumah PON, Kalsel dengan infrastruktur berkualitas, Kalsel sentra pangan, Kalsel menjadi salah satu destinasi wisata Nasional, Kalsel menuju daerah industri, perdagangan dan jasa, dan Kalsel menuju lingkungan berkualitas.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, S.Sos M.H yang secara resmi membuka Musrenbang Provinsi Kalsel menyambut baik diadakannya kegiatan ini dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.
Sahbirin mengatakan di era globalisasi sekarang ini persaingan sungguh sangat berat, maka daerah yang tidak berkualitas pasti akan tersingkirkan, begitu pula saat ini di Kalimantan Selatan, kalau kita tidak meningkatkan kualitas kita akan tergeserkan. Lalu bagaimana agar Kalsel bisa menjadi provinsi yang berkualitas, tentu dengan adanya kerja keras, kemauan dan kerjasama yang tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari masyarakat yang mau berpartisipasi dalam pembangunan
“Ada 3 unsur yang akan disinergikan dalam rangka meningkatkan pembangunan di Kalimantan Selatan yaitu pemerintah sendiri, yakni membangun pemerintahan yang jujur, adil, transparan pada masyarakat. Kemudian para pengusaha, Kalsel membuka pintu lebar-lebar kepada para pengusaha yang ingin berusaha di Kalsel, namun dengan syarat mau berbagi, bersinergi dengan Pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Dan yang terakhir adalah ulama, kekuatan tokoh agama, doa guru agama, karena tujuan kita berusaha di dunia tidak lain adalah mengumpulkan bekal untuk akhirat” kata Sahbirin.
Sahbirin berharap dari kegiatan tahunan ini pemerintah pusat akan lebih memperhatikan pembangunan yang ada di Kalimantan Selatan, terutama mimpi Kalimantan Selatan menjadi Tuan Rumah PON tahun 2024 mendatang.
Acara juga diisi dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) serta penyerahan penghargaan Pangripta Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2017. (DISKOMINFO/Ami)
![]()




