
Amuntai – Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Husairi Abdi berharap kedepannya sekolah yang menjadi juara untuk mewakili kabupaten HSU dalam lomba sekolah sehat tingkat provinsi maupun nasional tidak selalu dari tingkat SD ataupun TK saja, akan tetapi dapat diraih oleh sekolah-sekolah dari jenjang SLTP atau SLTA.
Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan arahan kepada seluruh tim pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) HSU pada rapat koordinasi UKS, bertempat di ruang rapat Arsip Daerah Pemkab HSU, Rabu (31/10).
Menurut Husairi, rapat koordinasi yang dilakukan kali ini dalam rangka menghadapi penilaian lomba sekolah sehat tingkat provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019 yang rencananya akan dilakukan penilaian pada tanggal 8 November 2018 mendatang.
Ditambahkannya, dari rakor yang menghadirkan sekolah-sekolah yang telah menjadi juara dalam lomba UKS sebelumnya seperti SDN Baruh Tabing, SDN Paliwara 1, SDN Sungai Malang 4, dan terbaru SDN Murung Sari 1 yang menjadi juara 2 sekolah sehat tingkat nasional tahun 2018 ini, dapat menjadi model, contoh, serta rujukan bagi sekolah-sekolah lainnya di Hulu Sungai Utara.
Oleh karenanya, bagi sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai perwakilan untuk lomba sekolah sehat tingkat provinsi Kalsel tahun 2019 dapat berkoordinasi, berkomunikasi, bertukar pendapat, serta berbagi pengalaman bagaimana mengelola sekolah sehat agar mendapatkan hasil yang maksimal.
“Kami berharap kepada sekolah-sekolah yang telah memperoleh predikat juara pada lomba sebelumnya dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah kita di kabupaten Hulu Sungai Utara ini,” ujar Husairi.
Dirinya juga menambahkan, apabila nantinya sekolah dari HSU dapat menjuarai perlombaan sekolah sehat pada tingkat provinsi dan ditunjuk kembali sebagai perwakilan provinsi Kalsel, tentunya diharapkan kepada sekolah -sekolah tersebut dapat mengidentifikasi berbagai keperluan dalam penyempurnaan sebagai sekolah sehat.
“Kedepannya, sekolah yang menjadi juara untuk mewakili kabupaten HSU dalam lomba sekolah sehat tingkat provinsi maupun nasional diharapkan tidak harus selalu dari tingkat SD ataupun TK saja, akan tetapi dapat diraih oleh sekolah-sekolah dari jenjang SLTP/MTs atau SLTA/MA sederajat,” harapnya.
Selain itu, Husairi juga optimis dari raihan prestasi yang diraih sekolah sebelumnya, serta program gerakan hidup sehat (Germas) di lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah dapat memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan sekolah sehat di kabupaten Hulu Sungai Utara.
Adapun rapat koordinasi yang digelar kali ini sebagai bentuk monitoring serta evaluasi jelang penilaian lomba sekolah sehat tingkat provinsi Kalsel tahun 2019 yang diikuti oleh tiga sekolah perwakilan HSU, yaitu TK Murung Sari 2, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 HSU (Desa Harus), dan Madrasah Aliyah Negeri 2 HSU.
Selain Wakil Bupati HSU, hadir dalam rakor kali ini seluruh tim pembina UKS Kabupaten HSU, di antaranya Asisten Bagian Pemerintahan Setda HSU H. Supomo, Kepada Dinas Pendidikan H. Rahmat, perwakilan Kemenag HSU, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, serta seluruh SKPD yang tergabung dalam Tim UKS Kabupaten HSU. (Diskominfo/wahyu/INDAH)
![]()




