
AMUNTAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Hero Setiawan, menilai pentingnya peranan generasi muda yang berkarakter berintegritas dan adaptif terhadap perubahan zaman terutama bagi pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Demikian disampaikan saat memberikan sambutan sekaligus pesan inspiratif kepada para wisudawan di acara Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai dalam rangka Wisuda Program Diploma 3 dan Sarjana Strata (S1) ke-20 tahun akademik 2024-2025 yang dihelat di Gedung Raga Banua Komplek Stadion Karias Amuntai, Sabtu (29/11/2025).
“Kabupaten hulu sungai utara senantiasa membutuhkan generasi muda yang berkarakter berintegritas dan adaptif terhadap perubahan zaman, jadilah alumni yang mampu menjaga nama baik almamater menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat,” pesannya.
Dalam sambutannya, Iwan Alabio sapaan Hero Setiawan, menekankan pentingnya peran wisudawan sebagai agen perubahan dan pemimpin masa depan dalam membangun daerah.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari pengabdian nyata ditengah masyarakat para wisudawan yang saya banggakan, ilmu yang kalian peroleh hendak nya menjadi bekal untuk berkarya berinovasi, berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” katanya.
Bersama Bupati HSU Sahrujani, Hero Setiawan memastikan bahwa pemerintah daerah senantiasa mendukung pengembangan pendidikan tinggi termasuk STIA Amuntai agar terus mencetak lulusan yang unggul dan berjiwa pengabdian.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah perguruan tinggi dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan hulu sungai utara ‘Bangkit’ yang maju, mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.
Wisuda adalah momentum yang penting bagi para wisudawan untuk melangkah menuju karier yang cemerlang dan menjadi bagian dari kemajuan daerah.
Oleh karenanya, Wabup mengingatkan para wisudawan untuk terus mengembangkan kompetensi, berani menghadapi tantangan, memanfaatkan ilmu untuk kebaikan masyarakat dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Kami juga mengucapkan terimakasih banyak kepada STIA Amuntai dan seluruh sekolah tinggi yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara karena keberadaan sekolah atau perguruan tinggi yang ada di Hulu Sungai Utara menjadikan Kabupaten Hulu Sungai Utara menduduki peringkat ketiga tertinggi angka harapan lama sekolah di Kalimantan Selatan setelah Banjarbaru dan Banjarmasin,” tambahnya.
Wabup juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah mendukung proses pendidikan para wisudawan.
“Akhir kata, mari kita jadikan wisuda ini sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh lebih tinggi dan lebih bermakna,” tutupnya.
Seiring dengan itu, Ketua STIA Amuntai, Dr Reno Affrian, kepada 548 wisudawan ia menekankan pentingnya menjadikan etika dan moral yang baik sebagai pondasi utama bagi para wisudawan STIA Amuntai.
“Kami menyampaikan ke seluruh mahasiswa sebanyak apapun anda ilmunya, sebanyak apapun gelarnya tetapi tanpa dilandasi etika dan moral maka gelar dan sarjana ada tidak ada hasil, maka yang di awal itu adalah etika yang kedua pondasi kita adalah profesional sesuai dengan bidang kita sesuai dengan ilmu,” tegasnya.
Dikatakannya, ada 5 profil lulusan STIA Amuntai, yang pertama ahli dalam analisis kebijakan publik, kedua ahli dalam manajemen perencanaan, ketiga ahli dalam manajemen organisasi yang ke-empat ahli dalam kegiatan pengolahan organisasi publik dan yang kelima berkaitan dengan atlet dengan administrasi bisnis.
“Teruslah kita berkarya, teruslah kita bermanfaat dan teruslah kita membangun bangsa,” pesannya.
Disamping Wakil Bupati HSU, Acara wisuda ini juga dihadiri oleh para pejabat daerah, unsur Forkopimda, seluruh jajaran civitas akademika STIA Amuntai, dosen, orang tua, dan keluarga wisudawan. (MC HSU/ Wahyu/ Aulia)
Editor Dedi
![]()




