
HULU SUNGAI UTARA – Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus berlanjut. Memasuki hari kedua, para peserta mengikuti tahapan tes kesamaptaan yang digelar di GOR Pangeran Suryanata Sungai Karias, Rabu (8/4/2026).
Tes kesamaptaan menjadi salah satu tahapan krusial dalam rangkaian seleksi Paskibraka. Pada tahap ini, peserta diuji kemampuan fisik, daya tahan, serta kedisiplinannya melalui berbagai materi seperti lari, push up, sit up, hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Kepala Bidang Kesbangpol HSU, Rakhmad Nur Ilmi, menyampaikan bahwa tes kesamaptaan merupakan indikator penting dalam menentukan kesiapan peserta.
Menurutnya, calon anggota Paskibraka dituntut memiliki kondisi fisik yang prima serta mental yang kuat untuk menjalankan tugas dengan optimal.
“Melalui tes ini, kami ingin memastikan bahwa peserta yang terpilih nantinya benar-benar siap secara fisik dan mampu menjalankan tugas dengan maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi tahun ini sebanyak 90 orang, terdiri dari 42 putra dan 48 putri. Dari jumlah tersebut, akan diseleksi menjadi 36 orang terbaik, masing-masing 18 putra dan 18 putri, yang akan bertugas sebagai Paskibraka Kabupaten HSU tahun 2026.
Salah satu peserta, Saffa Azkia Nabila siswi MAN 2 HSU, mengaku telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti seleksi ini.
Ia bersama peserta lainnya rutin berlatih guna memberikan hasil terbaik.
“Kami berlatih secara rutin agar bisa memberikan hasil terbaik dan membanggakan orang tua serta sekolah,” ungkapnya.
Kegiatan seleksi Paskibraka ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai selasa hingga kamis. Tahapan sebelumnya meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan, serta penilaian postur tubuh. Selanjutnya, peserta akan mengikuti tes wawasan kebangsaan dan pantukhir (Penentuan akhir). (MC HSU/Rizki/Febri/Rafly)
Editor Wahyu




