
AMUNTAI – Suasana penuh semangat dan riuh gempita menyelimuti kawasan Bundaran Tugu Sholawat, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Rabu dini hari (15/7/2026). Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan puncak Piala Dunia antara Timnas Prancis melawan Timnas Spanyol melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar).
Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Sebuah layar lebar berukuran besar telah dipasang khusus di kawasan tersebut agar seluruh warga dapat menyaksikan jalannya pertandingan dengan jelas dan nyaman.
Penyelenggaraan Nobar ini bertujuan menghadirkan hiburan yang positif, sehat, dan gratis bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan, sekaligus menghidupkan fungsi ruang publik serta menggerakkan roda ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan Tugu Sholawat.
Acara ini merupakan wujud kepedulian Pemkab HSU terhadap antusiasme masyarakat pencinta sepak bola, dengan dukungan penayangan langsung, publikasi, dan dokumentasi dari TVRI selaku penyiar resmi Piala Dunia FIFA.
”Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Ini membuktikan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menjadi perekat dan pemersatu kita semua. Ke depannya, Pemkab HSU akan terus mendukung penuh kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat seperti ini,” ujar perwakilan penyelenggara.
Selain menyajikan pertandingan, panitia juga telah menyiapkan stan kuliner dari pelaku UMKM setempat serta jaminan keamanan dan ketertiban yang terpadu dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Suasana semakin memuncak dengan sorak-sorai penonton yang berkali-kali pecah setiap kali kedua tim menunjukkan peluang berbahaya di depan gawang. Pertandingan pun berakhir dengan skor akhir 2-0 untuk kemenangan Timnas Spanyol atas Prancis.
(MC HSU / Yudi)
Editor Wahyu




