Kamis, 19 Februari 2026
Umum

POKJALUH AGAMA ISLAM SEBANUA ENAM IKUTI PERTEMUAN DI HSU

Amuntai – Puluhan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pertemuan dan silaturahmi antar Ketua dan Pokjaluh se-Banua Enam, bertempat di Aula Dr. KH. Idham Chalid Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (12/2).

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri Wakil Bupati HSU, Kepala Tata Usaha Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Kepala Kantor Kementerian Agama HSU, Ketua KNPI HSU, Ketua Dharma Wanita Persatuan HSU, Kepala KUA, serta Kepala Kankemenag dan para penyuluh se-Banua Enam.

Ketua Pokjaluh HSU Ustadz H Nawawi Abdurrauf dalam sambutannya menuturkan, kegiatan ini ditujukan sebagai wadah kebersamaan dari seluruh penyuluh agama dengan harapan kehidupan di dalam lapisan masyarakat dapat terayomi dan terbina, khususnya dalam menghidupkan syiar-syiar Islam.

“Ada sebanyak 262 orang se-Kalimantan Selatan yang secara fungsional sebagai anggota pokjaluh, sedang anggota pokjaluh yang non PNS sebanyak 1.214 orang,” terangnya.

Menurutnya, kalau jumlah anggota fungsional pokjaluh ditambah dengan anggota pokjaluh non PNS beserta binaannya yang notabene merupakan guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAI) bahkan ulama dan tokoh masyarakat sehingga jumlahnya ribuan tersebut, dapat menjadi ujung tombak PAI.

“Jumlah pokjaluh yang ribuan tersebut merupakan kekuatan yang harus kita kawal dan kita bina oleh penyuluh fungsional dan non PNS, yang di dalamnya terdiri dari para alim ulama, guru-guru agama, dan tokoh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi dalam sambutannya menyambut baik kegiatan silaturahmi antar pokjaluh Kemenang yang digelar se-Banua Enam ini, seraya bersyukur dapat bertatap muka langsung dengan para Kepala Kankemenag se-Banua Enam.

Diakuinya, pertemuan ini tidak sekadar ajang silaturahmi saja, akan tetapi lebih kepada pertukaran pendapat, masukan, saran dan lain sebagainya untuk meningkatkan peranan penyuluh, sehingga pemahaman agama Islam di tengah-tengah masyarakat semakin meningkat.

Di samping itu, berkaitan dengan menjelang pemilu 2019, Husairi berpesan kepada para penyuluh agama Islam agar dapat memberikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, terlebih terhadap berita-berita yang belum tentu kebenarannya atau hoax.

“Maka di sinilah sebagai penyuluh, mudah-mudahan tidak sampai menyampaikan berita yang tidak benar, karena apabila penyuluh menyebarkan berita yang tidak benar maka akan bertambah keyakinan pembenaran atas berita yang tidak benar tersebut,” pesan Husairi.

Selain itu dirinya juga mengajak kepada para penyuluh agar menjaga kaidah-kaidah keislaman supaya dapat terjaga persatuan dan kesatuan bangsa khususnya bagi masyarakat di daerah masing-masing.

“Mudah-mudahan daerah kita Kalimantan Selatan dalam menghadapi pemilu mendatang keadaan masyarakat kita aman dan damai. Silakan berbeda pilihan, tapi jangan sampai menyinggung atau menyakiti orang yang tidak sependapat dengan kita,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini juga diberikan pembekalan serta arahan kepada para pokjaluh oleh perwakilan Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka optimalisasi peranan penyuluh agama dalam menyukseskan pemilu damai 2019. (Diskominfo/wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !