Senin, 24 Agustus 2026
Inovasi

PERMUDAH SERTIFIKASI KONSTRUKSI,  INOVASI FiSiKA HADIRKAN ASESOR LANGSUNG KE HSU

AMUNTAI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menghadirkan terobosan layanan bernama FiSiKA (Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Kerja). Inovasi yang digagas oleh Ir. Hj. Hairiyah, ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kepatuhan tenaga kerja konstruksi sekaligus memangkas kendala biaya serta waktu perjalanan.

‎Langkah ini diambil untuk menindak lanjuti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi juncto UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Aturan tersebut mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memegang Sertifikat Kompetensi Kerja dengan Sanksi bagi yang melanggar berupa pemberhentian kerja hingga denda administratif dan penghentian operasional usaha.

‎Sebelum FiSiKA hadir, calon peserta wajib mendatangi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Banjarbaru atau Banjarmasin. Kini, sistem berubah menjadi lebih praktis oleh karena itu Dinas PU memfasilitasi pendaftaran hingga mendatangkan Asesor LSP langsung ke wilayah HSU.

‎“Tahun 2026, kita kembangkan FiSiKA dengan memfasilitasi biaya SKK GRATIS bagi 75 orang untuk jenjang jabatan 1 hingga 3,” ungkap penggagas inovasi, Hj. Hairiyah, Senin (24/8/2026) disela kegiatannya di Amuntai.

‎Menurutnya, saat ini program FiSiKA sudah mampu melahirkan sebagian Tenaga Kerja Konstruksi di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang bersertifikat kompetensi kerja sebagai pengakuan atas keterampilan/keahlian yang dimiliki dalam menunjang Pembangunan Daerah.

‎Adapun cara kerja dan keunggulan program ini diantaranya; memfasilitasi pendaftaran dan pengunggahan berkas peserta. Mendatangkan Asesor LSP ke lokasi di HSU, memangkas biaya dan waktu perjalanan serta memastikan uji kompetensi berjalan sesuai standar hukum yang berlaku.

‎Hasil nyata program inovasi ini adalah
‎Jumlah tenaga kerja bersertifikat meningkat signifikan. Proses lebih mudah, hemat biaya, dan mendorong lahirnya SDM konstruksi yang kompetitif serta andal.

‎Inovasi ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Pusat yaitu memperkuat SDM dan menciptakan lapangan kerja berkualitas, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang kokoh dan profesional.

‎Sedangkan manfaatnya bagi instansi yaitu tercapainya target kinerja dan kepatuhan hukum penuh. Bagi masyarakat, tercipta tenaga kerja lokal berdaya saing tinggi yang siap mengisi kebutuhan proyek di HSU tanpa harus jauh-jauh mengurus administrasi.

‎”Adanya inovasi ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja Indonesia khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang seluas-luasnya di tengah persaingan yang kompetitif dan tuntutan globalisasi ekonomi,” pungkasnya.(MC HSU/ Wahyu/ tim)

‎Editor Dedi