
AMUNTAI – Puncak ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Tahun 2026 berlangsung meriah di Aula KH. Dr. Idham Chalid, Senin (24/8/2026).
Kompetisi ini bertujuan melahirkan kader muda berkualitas yang mampu menjadi teladan dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Setelah melewati serangkaian penilaian ketat, Ihsanul Amin dan Putri Amalia sukses meraih gelar Juara I Duta Genre Kabupaten HSU Tahun 2026, mengungguli pesaing lainnya dari kalangan finalis terbaik.
Acara puncak ini dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekretaris Daerah Adi Lesmana, jajaran pejabat daerah, serta para Duta Genre dari berbagai wilayah se-Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati menyebutkan bahwa tahun ini menjadi pencapaian istimewa karena program ini telah berjalan selama 11 tahun berturut-turut. Hal tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkab HSU membina karakter, wawasan, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial remaja.
“Kalian bukan hanya duta di atas panggung, tetapi juga duta di sekolah, di kampung, di media sosial—menjadi teman diskusi, kakak yang mengingatkan, dan penggerak di tengah masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati menekankan keselarasan peran Duta Genre dengan visi HSU Bangkit serta program unggulan HSU CERIA (Cegah Stunting Bersama). Tugas utamanya adalah mengampanyekan pendewasaan usia perkawinan, edukasi kesehatan reproduksi, gizi remaja, pencegahan stunting, hingga persiapan menjadi orang tua yang bertanggung jawab.
Selain itu, di tengah tantangan zaman, para duta diharapkan menjadi benteng dari bahaya narkoba, minuman keras, dan pergaulan berisiko, sejalan dengan gerakan HATI (HSU Peduli Tanpa Narkoba).
Mereka juga didorong mengoptimalkan media sosial secara positif sebagai influencer berintegritas yang menginspirasi teman sebaya di era digital dan peluang bonus demografi.
Pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh agar para pemenang dan seluruh peserta dapat terus bergerak membawa informasi yang benar, membangun lingkungan yang sehat, serta menjadikan remaja sebagai aset utama pembangunan daerah.(MC HSU / NATA – JIMMY)
Editor Wahyu




