Kamis, 30 Juli 2026
Umum

‎PEMPROV KALSEL GELAR PELATIHAN FROZEN FOOD DAN SERAHKAN SANTUNAN BPJS KETENAGAKERJAAN DI HSU

AMUNTAI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar pembukaan pelatihan sarana usaha tenaga kerja mandiri sekaligus penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan berlangsung di Gedung Adipati, Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, Senin (27/7/2026).

‎Acara ini dihadiri jajaran Pemprov Kalsel, Pemkab HSU, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta para peserta pelatihan dan penerima manfaat perlindungan sosial ketenagakerjaan.

‎Dalam sambutannya, Bupati HSU menyampaikan terselenggaranya dua agenda penting secara bersamaan, yaitu pelatihan pengolahan frozen food dan penyerahan bantuan jaminan sosial kematian bagi peserta program perlindungan pekerja rentan.

‎Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan, peningkatan keterampilan, serta produktivitas tenaga kerja. Selain ilmu praktis, peserta juga menerima bantuan sarana usaha meliputi kompor gas lengkap peralatannya, blender, food chopper, peralatan masak, hingga bahan baku produksi.

‎“Bantuan dan pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu serta hasil produksi peserta, sehingga turut mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

‎Pelatihan frozen food dipilih karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan dan sejalan dengan potensi lokal, terutama hasil perikanan dan peternakan yang melimpah di wilayah HSU. Para peserta pun dibimbing langsung oleh instruktur yang berpengalaman di bidang pengolahan pangan awet.

‎Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kepada penerima manfaat. Program yang didanai alokasi Pemprov Kalsel ini telah memberikan perlindungan bagi 1.250 pekerja rentan di HSU, mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja informal agar mereka dan keluarga merasa lebih aman dalam bekerja.

‎Bupati berharap peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmunya untuk menambah pendapatan keluarga.

Sementara bagi penerima santunan, ia berpesan agar bantuan digunakan secara bijak untuk kebutuhan prioritas seperti pendidikan anak atau modal usaha.

‎Pihaknya juga menegaskan pentingnya pemanfaatan produk lokal guna mendukung berbagai program pembangunan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.

HSU yang memiliki surplus beras dan ikan dinilai mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

‎Pemkab HSU menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemprov Kalsel dan pemerintah pusat dalam menghadirkan program pemberdayaan, peningkatan keterampilan, serta perluasan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

‎Di akhir kegiatan, Bupati HSU secara resmi membuka pelatihan ini dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, seraya berharap seluruh rangkaian kegiatan membawa manfaat nyata dan menjadi langkah nyata mewujudkan semangat “HSU Bangkit” menuju daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.(MC HSU/Nata Ihsan)

Editor: Wahyu