Jumat, 20 Februari 2026
Umum

PEMKAB HSU MAKSIMALKAN POTENSI PERIKANAN DAERAH

AMUNTAI – Belum maksimalnya pemanfaatan produk perikanan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) membuat Pemerintah HSU merancang program pelatihan pengolahan produk ikan bagi nelayan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten HSU.

PLT Kepala Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop-UKM) HSU, M.Rafiq mengatakan, besarnya potensi perikanan di Kabupaten HSU yang mencapai hampir 19 ribu ton pertahun di tahun 2020, tak sebanding dengan hasil yang dimaksimalkan menjadi produk olahan ikan.

“Di Kecamatan Danau Panggang saja produksi ikannya mencapai 3 ribu ton lebih, dan Paminggir capai 2 ribu ton lebih, jadi hasil dari dua kecamatan ini mencapai 45 persen dari total produksi ikan di Kabupaten HSU.” Kata Rafiq saat kegiatan pelatihan pengolahan ikan di Aula kecamatan Danau Panggang, Sabtu (10/4/2021) .

Karenanya, lanjut Rafiq, hasil produksi ikan yang berlimpah ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah, salah satunya melalui berbagai macam olahan produk ikan yang dapat dipasarkan secara luas.

Menurutnya, Pendapatan hasil penjualan ikan dari para nelayan ke pengepul lebih sedikit keuntungannya dibandingkan keuntungan yang didapat oleh para pengepul.

Oleh karena itu, ia berharap nantinya para nelayan di dua kecamatan ini tidak hanya menjual ikan secara langsung, akan tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk olahan ikan, seperti abon ikan, ikan sepat kering dalam kemasan dan lain-lain.

Melalui program pelatihan ini, ia juga berharap hasil produksi olahan ikan yang dibuat dapat benar-benar bersaing, mulai dari segi keamanan sampai dengan kemasan yang menarik sehingga dapat menembus pasar-pasar super market.

Sementara itu, peserta yang ikut dalam pelatihan ini diantaranya dari Desa Sungai Namang Kecamatan Danau Panggang, Desa Palbatu dan Desa Tampakang Kecamatan Paminggir. Camat Danau Panggang, H Abdullah memberikan apresiasi yang besar dengan adanya pelatihan ini, sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM masyarakat dalam pengolahan produk ikan.

Abdullah mengakui potensi ikan di Kecamatan Danau Panggang dan Paminggir tak pernah sampai menurun meski di musim hujan maupun di musim kemarau.

Selain petani, mayoritas warga di dua kecamatan ini juga merupakan berprofesi sebagai nelayan tangkap.

“Kami berharap para peserta dapat benar-benar memanfaatkan pelatihan, sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup keluarga dalam peningkatan ekonomi. Karena kalau produk ikan yang sebelumnya nilainya rendah, kalau ditata dan di kemas dengan baik dapat meningkatkan nilai jualnya.” Ujar Abdullah.

Diketahui, Disperindagkop-UKM HSU sendiri menggelar pelatihan pengolahan produk ikan ini menghadirkan beberapa Instruktur, salah satunya Instruktur yang didatangkan langsung dari Banjarbaru dalam teknis pengemasan. (Diskominfo/Wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !