Rabu, 15 April 2026
InovasiPemerintahan

‎PEMKAB HSU GELAR BIMTEK INOVASI DAERAH 2026, DORONG ASN LEBIH KREATIF DAN INOVATIF

AMUNTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Tahun 2026 di Aula KH Idham Khalid, Rabu (15/4/2026).

‎Kegiatan ini diikuti seluruh pejabat daerah serta para camat se-HSU sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan.

‎Dalam sambutannya, Bupati HSU H. Sahrujani menekankan bahwa inovasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi HSU Bangkit.

Ia menjelaskan bahwa visi tersebut mengandung makna membangun daerah yang berkeadilan, unggul, dan kreatif, serta mampu menjadi pusat agrominapolitan penopang logistik di Kalimantan Selatan.

‎Menurutnya, semangat kreatif yang dimaksud dalam visi tersebut harus diterjemahkan dalam bentuk inovasi nyata di setiap lini pemerintahan.

‎“Sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017, inovasi daerah merupakan segala bentuk pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui inovasi, kita dapat meningkatkan kinerja pemerintah yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, inovasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah.

‎Bupati juga mengingatkan bahwa inisiatif inovasi tidak hanya datang dari pimpinan daerah, tetapi juga dapat lahir dari DPRD, ASN, perangkat daerah, hingga masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Hero Setiawan telah menggagas 21 program unggulan sebagai bentuk inovasi daerah.

‎“Kami berharap para ASN dapat lebih aktif dan kreatif dalam menciptakan inovasi. Jangan sampai kalah dengan kepala daerah yang sudah lebih dulu melahirkan berbagai inovasi,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Pemkab HSU telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2025 sebagai payung hukum untuk mendukung pengembangan inovasi.

Melalui regulasi ini, pemerintah daerah dapat memberikan fasilitasi, dukungan, hingga penghargaan kepada para inovator, sekaligus membuka peluang penganggaran bagi pengembangan inovasi di masing-masing SKPD.

‎Dalam tiga tahun terakhir, Kabupaten HSU juga berhasil meraih predikat daerah sangat inovatif pada ajang Innovation Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.

‎Pada tahun 2023, HSU meraih skor 60,48 dengan peringkat 38 nasional. Tahun 2024 meningkat menjadi skor 70,98 dengan peringkat 28, dan pada 2025 kembali mempertahankan kategori sangat inovatif dengan skor 73,58 serta berada di peringkat 41 nasional dan posisi ke-4 di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

‎Pada tahun 2025, Pemkab HSU telah menginput 150 inovasi ke dalam sistem IGA, dengan 108 inovasi dinyatakan memenuhi syarat. Untuk tahun 2026, ditargetkan peningkatan jumlah inovasi hingga minimal 250 inovasi untuk dikirimkan ke Kemendagri.

‎Adapun kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dr. Yusharto Huntoyungo yang memaparkan strategi penguatan kebijakan dan sinergi inovasi daerah.

Selain itu, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan turut menyampaikan materi terkait perkembangan dan strategi peningkatan inovasi daerah di HSU.

‎Sementara itu, Arzad Sectio membawakan materi mengenai penguatan inovasi daerah dalam pemenuhan data dukung Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara terus berkembang dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan masyarakat. (MC HSU/NATA/YUDI)

‎Editor Wahyu