
Amuntai – Puluhan kader Posbindu di lingkungan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) antusias mengikuti kegiatan penggerakan masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM) melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten HSU.
Bertema “Mari Kita Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Germas”, acara yang dihelat di lapangan sungai malang Dinkes HSU, Kamis, (11/10) kali ini juga dihadiri Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, Ketua Tim Penggerak PKK HSU Hj. Anisah Rasyidah Wahid, serta pejabat di lingkungan Pemkab HSU.
Kepala Dinas Kesehatan HSU dr. H. Agus Fidliansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan pergerakan massa Germas yang sepenuhnya didukung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, oleh karenanya diharapkan bulan depan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dapat lebih banyak lagi yang mengikuti kegiatan ini.
Menurut Agus, pembangunan kesehatan pada hakikatnya merupakan upaya bersama komponen seluruh bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan menuju hidup sehat bagi setiap orang, agar tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
“Jadi peranan kesehatan sangatlah penting dalam kehidupan kita sehari-hari,” terang Agus.
Ia menambahkan, paradigma sehat merupakan pilar dari program Indonesia sehat yang merupakan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk mendukung salah satu agenda prioritas nawacita presiden, yaitu agenda meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
“Transisi penyakit saat ini mengalami perubahan. Penyakit tidak menular justru lebih tinggi daripada penyakit yang menular, seperti contoh penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi, oleh karenanya melalui kegiatan Germas dan Posbindu diharapkan hal-hal tersebut dapat dicegah,” ujar Agus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Nurul Ahdani, mengajak kepada kader-kader Posbindu agar dapat selalu meningkatkan derajat kesehatannya melalui Posbindu.
Nurul menambahkan, kegiatan ini merupakan tujuan gerakan masyarakat hidup sehat Germas yang mana di dalamnya bersama-sama melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit, ditambah dengan mengonsumsi buah, sayuran, menghindari rokok, alkohol, serta cek kesehatan secara rutin, dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Adapun enam upaya kesehatan Germas tersebut seperti yang diamanatkan dalam Impres nomor 1 tahun 2017, yang ditindaklanjuti oleh peraturan Gubernur nomor 0123 tahun 2017, ditambah dengan Perda Bupati HSU Nomor 55 tahun 2018 tentang Germas, sehingga hal tersebut sangat diapresiasi sebagai sebuah dukungan kepada kami,” ungkap Nurul.
Dirinya berharap melalui Perbup tersebut, seluruh sektor yang sebelumnya telah berkomitmen untuk implementasi Germas, membuat edaran-edaran di bawahnya mengenai implementasi Germas tersebut, minimal contoh pada setiap kegiatan disediakan snack yang tidak lagi sepenuhnya menghadirkan karbohidrat, akan tetapi hendaknya dipadukan dengan unsur buah-buahan di dalamnya.
Selain itu ia juga berpesan kepada seluruh kader-kader Posbindu yang terdiri dari petugas-petugas kesehatan di kecamatan dan desa di Kabupaten HSU dapat terus meningkat, melalui sinergi, kerjasama, pembinaan, dan edukasi dengan kader-kader lainnya.

Dalam kegiatan Germas kali ini disamping kegiatan senam bersama, juga diisi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian penghargaan kepada petugas pengelola aplikasi program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (P2PTM) berbasis web, yang diserahkan langsung oleh Bupati dan Perwakilan Dinkes Provinsi Kalsel. Kegiatan ja ga dimeriahkan dengan penampilan flashmob tim kreatif Dinkes HSU dan kesenian Madihin. (Diskominfo/wahyu/indah)
![]()




