
Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs. H. Abdul Wahid HK, MM., M.Si meminta masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Bebas Sampah, guna mewujudkan lingkungan yang sehat di Kabupaten HSU.
Hal itu ia tekankan dalam amanatnya pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari, yang digelar di Halaman Kantor Bupati HSU, Senin (26/2).
“Mari kita dukung Gerakan Nasional 3 Bulan Bebas Sampah yang merupakan rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada tahun ini dari tanggal 21 Januari hingga 21 April 2018, untuk mewujudkan Kabupaten HSU bebas sampah”, himbau Wahid.
Wahid juga berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan gerakan kerja bakti minimal satu kali seminggu, tidak terkecuali di lingkungan lembaga pemerintahan, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga memerlukan dukungan dari semua pihak. Bahkan, Wahid tidak segan-segan akan memberikan sanksi bagi SKPD yang tidak mendukung gerakan ini.
Seiring dengan itu, Wahid juga mengingatkan tentang dampak negatif dan positif adanya sampah, tergantung dari cara mengelolanya.
“Sampah bisa jadi musibah, namun juga bisa menjadi berkah. Oleh karena itu, mari kita kelola sampah dengan benar, misalnya melakukan daur ulang untuk sampah-sampah yang masih bisa digunakan”, lanjut Wahid.
Dalam kesempatan ini, Wahid juga mengucapkan selamat kepada SMAN 2 Amuntai dan SMAN 1 Paminggir yang berhasil meraih Adiwiyata Tingkat Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada tahun 2017; serta kepada SDN Sungai Malang 4, SDIT Ihsanul Amal, SMPIT Ihsanul Amal, MAN 1 HSU, dan MAN 2 HSU yang berhasil meraih Adiwiyata Tingkat Kabupaten HSU.
Atas prestasi ini, Pemerintah Kabupaten HSU memberikan penghargaan kepada masing-masing sekolah berupa sertifikat, tropi adiwiyata, serta uang pembinaan sejumlah 12 juta rupiah untuk sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten dan 20 juta rupiah untuk sekolah adiwiyata tingkat nasional. (Diskominfo/mahdi)
![]()




