
Amuntai – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda/KNPI ke-XII dengan tema ‘Menuju Pemuda HSU MANTAP’, bertempat di Gedung Agung, Sabtu (15/12).
Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI ini dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HSU, unsur Forkopimda, anggota DPRD HSU, para pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten HSU, serta para organisasi kepemudaan dan masyarakat.
Plt. Ketua DPD KNPI HSU M. Abdan Syakura mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk memajukan para pemuda di Hulu Sungai Utara. Meskipun 3 sampai 4 tahun yang lalu KNPI di HSU sempat mengalami masa kevakuman, tentu ini menjadi suatu tantangan bagi KNPI untuk mampu melaksanakan Musda KNPI HSU.
“Maka dari itu kami ingin memutus mata rantai yang sempat tidak berjalan agar regenarasi kepemudaan di Hulu Sungai Utara berjalan dengan dinamis, agar KNPI di Hulu Sungai Utara melahirkan tokoh-tokoh besar,” harapnya.
Wakil Ketua 1 DPD KNPI Provinsi Kalsel, Maskur, sangat berharap dengan terlaksananya Musda di Kabupaten HSU akan mempererat persatuan dan kebersamaan. “Tidak ada lagi ego-ego antar organisasi kemasyarakatan kepemudaan (OKP),” imbuhnya.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Disporapar HSU H. Fajeri Ripani mewakili Bupati HSU. Dalam sambutannya, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya musyawarah daerah KNPI yang ke-XII tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara.
“Kegiatan Musda KNPI ini merupakan kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang mampu bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta mampu menjadikan KNPI sebagai wadah untuk gagasan kaum muda bagi kepentingan masyarakat, banua, bangsa, dan negara,” kata Fajeri.
“Dengan adanya KNPI ini bisa menjadi cermin kepedulian generasi muda untuk menjaga ideologi, nasionalisme, dan keutuhan bangsa,” tambahnya.
Fejeri juga mengingatkan keberadaan KNPI mengandung nilai dan arti yang sangat penting dan strategis dalam pengembangan kualitas generasi muda yang saat ini menghadapi berbagai tantangan yang kompleks di era globalisasi.
“Maka saya berpesan kepada seluruh keluarga besar KNPI agar pandai beradaptasi, pandai menjaga diri, dan pandai menjaga nama baik organisasi KNPI,” lanjut Fejeri.
“KNPI hendaknya mengambil peran membantu pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada, karena pemerintah daerah pun mempunyai keterbatasan dalam mengatasi masalah tanpa dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya KNPI,” pungkasnya. (Diskominfo/ricky/indah)
![]()




