Kamis, 19 Februari 2026
Umum

JADI SENTRA KERAJINAN DAN AGROWISATA DI HSU, GAPURA DESA BANYU HIRANG DIRESMIKAN

AMUNTAI – Direktur Bank Kalsel Cabang Amuntai Fachriza Nor Asli disampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid meresmikan Gapura (Pintu Gerbang) Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan sebagai salah satu desa sentra kerajinan dan agrowisata di Kabupaten HSU, Senin (13/7).

Pada kesempatan tersebut, Fachriza Nor Asli menuturkan adanya bangunan gapura ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga desa sebagai bentuk identitas desa sentra kerajinan yang ada di Kabupaten HSU sehingga dapat lebih dikenal lagi lebih luas.

“Mudah-mudahan adanya identitas ini (Gapura) akan menambah daya tarik dan menambah keingintahuan orang-orang mengenal produk-produk kerajinan yang dihasilkan desa Banyu Hirang,” kata Fachriza.

Selain itu, ia juga menyebut sesuai dengan kemitraan Bank Kalsel dengan Pemerintah Kabupaten dan Desa, pihaknya siap mendukung suksesnya desa Banyu Hirang sebagai kawasan sentra industri kerajinan dan pariwisata yang juga dijadikan sebagai kampung tangguh banua di Kabupaten HSU.

Sementara itu, Hj Anisah Rasyidah Wahid berterimakasih kepada Bank Kalsel yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada masyarakat kabupaten HSU khususnya desa Banyu Hirang dalam membangun perekonomian sebagai desa sentra kerajinan.

Anisah berharap di bawah binaan Bank Kalsel dan Dekranasda HSU, para pengrajin yang merupakan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) menjadi semakin maju, mandiri, sejahtera, agamis dan produktif.

Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU ini juga mengemukakan kebanggaannya atas raihan prestasi Desa Banyu Hirang sebagai salah satu perwakilan provinsi Kalimantan Selatan dalam ajang lomba UP2K tingkat nasional tahun 2020 ini.

Hal ini, menurut Anisah, terbukti dengan adanya perhatian khusus dari Dekranasda Provinsi Kalsel melalui Ketuanya yang beberapa kali melakukan pembinaan langsung ke Desa Banyu Hirang.

Hal senada juga diungkapkan Camat Amuntai Selatan Jumaidi yang mengaku bersyukur Desa Banyu Hirang ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Banua.

“Terima kasih kepada seluruh pihak atas terpilihnya Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan ini sebagai lokasi desa wisata yang hal ini banyak ditunjang oleh Bank Kalsel,” lungkasnya.

Dalam peresmian gapura kali ini, selain Dirut Bank Kalsel cabang Amuntai, Ketua Dekranasda HSU, dan Camat setempat, tampak hadir pula Kepala Dispersip HSU Hj Lailatanur Raudhah, Kades, serta Ketua Tim Penggerak PKK Desa bersama anggota UP2K binaan.

Diketahui, Desa Bayu Hirang sendiri di samping ditetapkan sebagai kawasan sentra kerajinan seperti ilung (eceng gondok), purun, rotan, dan bamban, desa ini juga bakal dijadikan sebagai tempat agrowisata budidaya ikan di keramba apung dan kolam setelah ditetapkan sebagai kawasan Kampung Tangguh Banua melalui binaan Polres Hulu Sungai Utara. (Diskominfo/Wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !