CAMAT SUNGAI TABUKAN BUKA BIMTEK PEMADAMAN KEBAKARAN, BEKALI KETERAMPILAN LINMAS JAGA KEAMANAN WILAYAH

AMUNTAI – Pemerintah Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penanggulangan dan pemadaman kebakaran yang diperuntukkan bagi seluruh anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan Sungai Tabukan.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Sungai Tabukan, Rabu (13/5/2026) diikuti sebanyak 50 orang peserta yang merupakan petugas Linmas dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah tersebut.
Sebagai narasumber, pihak penyelenggara mendatangkan tenaga ahli dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten HSU untuk memberikan materi sekaligus praktik langsung.
Dalam sambutannya, Camat Sungai Tabukan, Fahriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dan strategis mengingat peran Linmas sebagai garda terdepan yang berada paling dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran sangat diperlukan agar setiap ada kejadian, petugas dapat bertindak cepat, tepat, dan aman sebelum tim pemadam kebakaran resmi tiba di lokasi.
”Linmas adalah garda terdepan perlindungan masyarakat di desa dan kelurahan. Saat bencana terjadi, kalian yang pertama hadir, sebelum petugas lain tiba. Karena itu, kemampuan memadamkan api dan menyelamatkan warga bukan sekadar keterampilan, tapi tanggung jawab,” kata Fahriadi saat membuka kegiatan.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Keahlian ini, kata dia, menjadi modal utama dalam mencegah kerugian yang lebih besar apabila terjadi ancaman bahaya kebakaran, baik itu kebakaran lahan, pemukiman, maupun bangunan umum.
”Melalui bimtek ini, kita harapkan anggota Linmas semakin siap, sigap, dan terlatih. Bukan untuk menggantikan pemadam, tapi menjadi mitra yang kuat di lapangan,” tambahnya.
”Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini. Mari kita ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, jaga semangat gotong royong, dan utamakan keselamatan,” pungkasnya.
Sesi penyampaian materi dipandu langsung oleh tim dari Satpol PP dan Damkar HSU. Materi yang dibahas meliputi pengenalan jenis-jenis api, cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), teknik memadamkan api yang aman, langkah evakuasi, hingga cara penanganan awal di lokasi kejadian. Selain teori, peserta juga diajak melakukan simulasi pemadaman api agar lebih memahami cara kerja alat dan teknik yang benar.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari mendengarkan penjelasan hingga terjun langsung melakukan praktik di lapangan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan evaluasi guna memastikan seluruh peserta memahami materi yang telah disampaikan.(MC HSU/ Wahyu)
Editor Putera




