BUPATI HSU RESMI MEMBUKA AMUNTAI EXPO 2026, DORONG GERAKAN BANGKIT PRODUK UNGGULAN DAERAH NAIK KELAS

AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi membuka pelaksanaan Amuntai Expo 2026 melalui Gerbang Prolanda atau gerakan bangkit program unggulan daerah naik kelas, dalam rangka memeriahkan hari jadi Ke-74 Kabupaten HSU, Jumat (17/4/2026) sore.
Acara yang digelar di kawasan jalan Basuki Rahmat kota Amuntai ini tampak antusias diserbu masyarakat. Berbagai stand pameran dari instansi pemerintah, BUMD, hingga pelaku usaha swasta dan UMKM siap memamerkan produk dan inovasi terbarunya selama acara berlangsung.
Dimeriahkan dengan kesenian khas Kalimantan Selatan Sinoman Hadrah dan Madihin, pembukaan expo kali ini ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Hj Murniati didampingi Wakil Ketua TP PKK HSU, Mayang Melani Hero Setiawan dan Ketua DWP HSU, Mislena Marangkir Adi Lesmana.
Hadir Bupati HSU, H Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekretaris Daerah (Sekda) HSU Adi Lesmana, pejabat Forkopimda serta para kepala instalasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab HSU.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Amuntai Expo 2026 merupakan ajang strategis untuk menampilkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari sektor UMKM, pertanian, perkebunan, hingga jasa dan pariwisata.
”Peresmian Amuntai Expo melalui Gerbang Prolanda atau gerakan bangkit program unggulan daerah naik kelas ini merupakan inovasi keberpihakan pemerintah daerah terhadap para pelaku UMKM dan pengrajin di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” kata Bupati Sahrujani.
Pameran ini bukan hanya sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi momentum bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh masyarakat HSU dan wilayah sekitar untuk memadati lokasi acara.
”Kita ingin mulai dari kerajinan mebel hingga kuliner khas harus naik kelas nanti berkualitas memiliki daya saing global dan mampu menembus pasar nasional yang internasional melalui transformasi digital dan sebagainya,” imbuhnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskuperindag) HSU, Kamarudin dalam laporannya menyampaikan tingginya antusiasme dari masyarakat menyambut kegiatan ini.
”Untuk kantor instansi vertikal BUMN atau BUMD yang mengikuti sebanyak 30 stand, untuk para pelaku UMKM sebanyak 52 stand untuk komunitas UMKM yang menggunakan tenda dari Bank Kalsel itu sebanyak 10 tenda isinya kurang lebih 30 UMKM,” katanya.
Sebagai wadah promosi produk-produk unggulan daerah baik berupa hasil kerajinan maupun kuliner, melalui kegiatan ini juga diharapkan para pelaku UMKM dapat terus memperluas akses pasarnya baik pasar online maupun pasar offline.
Amuntai Expo 2026 direncanakan akan berlangsung selama sebelas hari dari tanggal 17 hingga 27 April 2026, dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, seperti bazaar, lomba-lomba, hingga pertunjukan seni dan budaya yang memeriahkan suasana. (MC HSU/ Wahyu/Yudi)
Editor Putera




