
AMUNTAI – Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KMHSU) Banjarmasin sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat bertajuk “KMHSU Berdampak” di Desa Longkong, Kecamatan Danau Panggang, yang berlangsung selama empat hari mulai 20 hingga 23 Juli 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Danau Panggang, Muhammad Arya Yuawana, yang mewakili Bupati Hulu Sungai Utara (HSU).
Dalam kesempatan tersebut, Arya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya program yang dinilai membawa banyak manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
”Kegiatan seperti ini tentu sangat positif, tidak hanya menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk berkarya, namun juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya warga Desa Longkong. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini, karena sangat membantu upaya pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat,” ujar Arya pada pembukaan kegiatan, Senin (20/7/2026).
Ketua Umum KMHSU Banjarmasin, Rayan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mendukung kesuksesan program ini.
Selama pelaksanaan, KMHSU menghadirkan beragam kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, antara lain sosialisasi pencegahan stunting, pembinaan tilawatil Al-Qur’an bagi anak, sosialisasi bahaya narkoba, revitalisasi fasilitas masjid, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), kajian keagamaan, sosialisasi pemasaran produk lokal, hingga kegiatan rekreasi dan kebersamaan seperti nonton bareng, masak bersama, senam sehat, kerja bakti lingkungan, serta berbagai perlombaan untuk anak-anak dan warga dewasa.
”Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari warga,” tambah Rayan.
Sementara itu, Dewan Penasihat KMHSU Banjarmasin, Khumaidi Arifin, menekankan bahwa program ini menjadi sarana penting menghubungkan ilmu pengetahuan yang didapatkan mahasiswa di bangku perkuliahan dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat.
Sebagai akademisi yang juga merupakan Magister Manajemen Pendidikan UIN Antasari Banjarmasin, ia menegaskan peran strategis mahasiswa dalam turut menyelesaikan permasalahan sosial-ekonomi demi mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
”Mahasiswa harus berani turun langsung ke masyarakat, membawa teori yang dipelajari agar dapat diterapkan untuk memecahkan masalah di lapangan. Tujuannya adalah membantu masyarakat menjadi lebih mandiri, mengenali potensi yang dimiliki, serta mampu mengelola ekonomi dan lingkungan secara lebih baik,” jelas Khumaidi.
Kepala Desa Longkong, Jailani, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terpilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan program ini. Pihaknya pun menyambut hangat kehadiran para mahasiswa untuk berkarya dan berkontribusi di lingkungannya.
”Kami sangat senang dan menyambut baik kedatangan mahasiswa dari Banjarmasin. Semangat mereka untuk berkarya dan memberikan manfaat meninggalkan kesan mendalam bagi warga kami. Terima kasih banyak KMHSU Banjarmasin,” ucap Jailani.
Program “KMHSU Berdampak” melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banjarmasin, serta berkolaborasi dengan relawan mahasiswa yang berdomisili di wilayah Amuntai.(MC HSU/dkk)
Editor: Wahyu




