Kamis, 19 Februari 2026
Pemerintahan

AJANG KREATIVITAS, PENYIAPAN GENERASI EMAS MELALUI KEARIFAN LOKAL

Amuntai – Lomba yel-yel, pentas seni, dan lomba penyuluhan yang diikuti oleh para kader posyandu Bina Keluarga Balita (BKB) 10 desa stunting se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung menarik. Pasalnya dalam lomba tersebut para peserta kader tidak hanya dituntut menunjukkan keterampilannya dalam hal penyuluhan di tengah-tengah masyarakat, akan tetapi sebagian peserta juga dituntut menunjukkan kepiawaiannya dalam hal seni seperti madihin, bercerita dalam bahasa Banjar, dan lain sebagainya.

Tepuk tangan dan sorak sorai para kader sebagai dukungan menyertai setiap kali ada kader yang menampilkan pertunjukan yang lucu dan unik dalam perlombaan yang diikuti oleh 9 kelompok lomba yel-yel, pentas seni sebanyak 9 orang, dan lomba penyuluhan yang dikuti 11 orang peserta ini.

Lomba yang digelar di aula BKPP Kabupaten HSU, Rabu (28/11) oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten HSU bersama BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan ini, sehari sebelumnya juga mengadakan sosialisasi yang bertemakan “Penyiapan Generasi Emas sesuai dengan Kearifan lokal Tahun 2018”.

Kabid KS BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Mila Rahmawati mengatakan sangat terhibur dan senang atas segala penampilan yang ditunjukan oleh para kader yang tampil sebagai peserta dalam perlombaan kali ini.

“Mudah-mudahan perlombaan ini tidak mengurangi kreativitas para kader, bahkan saya sangat senang atas semua penampilan para kader, bagus-bagus, lucu-lucu dan yang terlebih utama percaya diri, walaupun dengan segala keterbatasan,” Ujar Mila .

Dirinya berharap semua kreativitas para kader baik berkesenian ataupun dalam penyuluhan sehari-harinya dapat ditularkan kepada masyarakat di daerahnya masing-masing, seraya berpesan kepada seluruh para kader BKB agar selalu menjalankan kegiatan-kegiatannya terutama kegiatan Bina Keluarga Balita.

Sementara itu, Rahma salah seorang kader BKB “Merpati” Desa Harusan Kecamatan Amuntai Tengah mengaku senang bisa memperoleh juara pertama dalam lomba penyuluhan kader meski persiapannya begitu singkat.

Menurut Rahma, lomba seperti ini dapat melatih kepercayaan diri para kader BKB yang selama ini berhadapan langsung dengan masyarakat, seperti penyuluhan akan bahayanya stunting pada pertumbuhan anak.

“Pasalnya selama ini, tantangan para kader sendiri adalah status para kader yang rata-rata masih belum berkeluarga, sedangkan objek penyuluhan ialah para ibu-ibu yang sudah memiliki keluarga dan anak,” terang Rahma.

“Saya berharap kegiatan ini ke depannya akan terus meningkat lagi, sehingga dapat menginspirasi para kader lainnya,” pungkasnya.

Adapun dalam perlombaan kali ini, pentas seni untuk juara harapan 3 diraih oleh Hj. Fajeriah dari Amuntai Utara yang menampilkan madihin, harapan 2 diraih Mita, harapan 1 diraih Aluh Idah dari kader Amuntai Utara yang menampilkan bakisah bahasa Banjar, Juara 3 Mahmudah, juara 2 Lailatanor, dan juara 1 Rahma dari kecamatan Amuntai Tengah.

Untuk kategori lomba penyuluhan kader, juara harapan 3 diraih oleh Siti Aisyah, harapan 2 Sumiati, harapan 3 Wahdah, juara 3 Hartati dari Kecamatan Amuntai Utara, juara 2 Halimatus Sakdiah, dan juara 1 diraih oleh Rusda Ulfah dari kecamatan Banjang.

Sementara untuk Lomba yelyel, juara harapan 3 diraih oleh kelompok Teratai Kecamatan Sungai Pandan, harapan 2 diraih Kader Nusa Indah Kecamatan Danau Panggang, harapan 1 diraih kelompok Melati kecamatan Banjang, Juara 3 diraih kelompok Cemerlang Banjang, juara 2 diraih kelompok Bagi Kecamatan Amuntai Selatan, dan juara 1 diraih kelompok Akan kecamatan Amuntai Utara. (Diskominfo/wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !