
AMUNTAI – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan peningkatan kualitas, desain, dan inovasi kerajinan bambu di Desa Sungai Binuang Kecamatan Haur Gading. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menggali potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di wilayah tersebut.
“Kami berupaya untuk meningkatkan kualitas hasil kerajinan anyaman dari para pengrajin, dengan kembali memberikan pelatihan kerajinan anyaman dan meubel dari bahan baku bambu,” ungkap Kabid Perindustrian Disperindagkop-UKM HSU H Muhammad Yani, saat membuka pelatihan teknis ayaman dan meubel dari bambu yang digelar selama empat hari dari tanggal 1 – 4 Juli 2019 di Desa Sungai Binuang.
Menurut Yani, kawasan desa Sungai Binuang sekitarnya di kecamatan Haur Gading ini memiliki SDA yang perlu dimanfaatkan, terutama pohon-pohon bambu yang sangat melimpah.
“Melalui pelatihan ini, kiranya akan menawarkan produk yang harganya lebih berkualitas, contohnya seperti anyaman untuk tempat lampu dan meubel bambu, meski agak rumit tetapi tampilannya akan lebih menarik, selain menambah desain produk-produk yang sudah ada,” ujar Yani.
Yani menyebut, selama ini produk-produk kerajinan anyaman hasilnya hanya menghasilkan produk-produk dengan desain itu-itu saja, oleh sebab itu melalui kegiatan pelatihan teknis ini diharapkan dapat memberikan inovasi yang baru terkait desain produk kerajinan anyaman khususnya berbahan baku bambu.
Selain itu, dirinya juga menyambut baik kepada aparat desa yang memiliki Badan Usah Milik Desa (BUMDes) yang memiliki inisiatif menyediakan bahan baku untuk para pengrajin dan membeli produk hasilnya kembali untuk dipasarkan secara lebih luas.
Dirinya berharap agar usaha peningkatan kualitas kerajinan ini dapat menambah nilai peningkatan ekonomi keluarga, demi menunjang kemajuan daerah.
“Kami berharap peserta pelatihan dapat serius, tekun menimba ilmu dari para instruktur yang jauh-jauh didatangkan dari Jogja, sehingga nantinya salah seorang dari para peserta ini dapat juga menjadi instruktur yang memberikan ilmunya kepada lainnya,” pungkasnya. (Diskominfo/wahyu)
![]()




