
AMUNTAI – Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-23 tahun 2019, ratusan pejabat dan ASN di lingkungan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti upacara gabungan di halaman Kantor Bupati HSU, Kamis (24/4) pagi.
Upacara ini sebagai salah satu bentuk memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan otonomi daerah di setiap tingkatan pemerintahan mulai dari pusat sampai dengan daerah yang sudah berjalan selama 23 tahun.
Dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya manusia Indonesia yang Lebih Baik melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif”, upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi selaku inspektur upacara. Tampak hadir unsur Forkompinda dan ASN di lingkungan Pemkab HSU.
Usai memimpin pembacaan Pancasila, Wabup Husairi berkesempatan membacakan amanat Mendagri dalam Hari Otonomi daerah ke-23 tahun 2019 yang menyampaikan bahwa pada tema peringatan Hari Otonomi Daerah ke-23 tahun 2019 ini merupakan refleksi dari ekstensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan, dan kesejahteraan daerah.
Lebih lanjut dikatakanya, otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah dimana masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya.
“Muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat,” katanya.
“Sehingga diharapkan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan, serta potensi keanekaragaman daerah,” sambungnya.
Dirinya menyebut, perkembangan pelaksanaan ekonomi daerah telah dirasakan, namun masih perlu adanya perbaikan dan penyempurnaan. Untuk itu upaya penataan penyelenggaraan otonomi daerah secara konferensi perlu terus dilakukan, salah satunya dengan memberikan arahan dan pedoman regulasi bagi daerah.
Dirinya mengajak agar masyarakat dapat mengawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam meningkatkan kinerja penyelenggara pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan kreatif dan inovatif. Ditambah mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya yang ada, sehingga akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia.
“Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggara pemerintah melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, pemerintah daerah dengan DPRD dan masyarakat, sehingga tercipta tata kelola hubungan pemerintahan yang strategis,” tegasnya.
Dirinya berharap agar semangat hari otonomi daerah dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri Indonesia. (Diskominfo/Wahyu)
![]()




