Kamis, 19 Februari 2026
PendidikanSosial

DISDIK DAN DPPPA HSU TANGGAPI CURHATAN SISWI YANG SEMPAT HEBOHKAN MEDSOS

Amuntai – Setelah sempat dibuat ramai atas beredarnya sepucuk surat tertulis seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui media sosial yang menyatakan tidak mampu lagi melanjutkan sekolah, Kepala Dinas Pendidikan HSU H Rahmat angkat bicara soal permasalahan tersebut.

Rahmat mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya menunggu koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten HSU agar permasalahan ini dapat diselesaikan. Karena menurutnya permasalahan ini tidak sepenuhnya milik Disdik HSU, akan tetapi juga menjadi masalah bersama, pasalnya siswi tersebut bersekolah di bawah naungan Kemenag, sehingga perlu koordinasi dengan pihak Kankemenag HSU.

“Pihak sekolah di mana siswi itu bersekolah bersama aparat desa setempat sudah melakukan pendekatan dengan mendatangi rumah siswi tersebut Jum’at malam, tinggal menunggu perkembangan selanjutnya,” ujar Rahmat, Sabtu (23/2).

Selain berkoordinasi dengan Kankemenag HSU, Disdik juga berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) HSU untuk memastikan tidak adanya permasalahan lain yang menyebabkan siswi tersebut akan berhenti sekolah kedepannya.

Selanjutnya, Disdik secepatnya akan melakukan peninjauan kembali langsung ke rumah siswi tersebut untuk mengumpulkan data dan mempelajari permasalahan sebenarnya.

“Kami siap melakukan langkah-langkah untuk membantu anak ini agar tetap dapat melanjutkan sekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPPPA HSU Hj Gusti Iskandariah saat dihubungi, Sabtu (23/2) mengungkapkan, setelah ditindaklanjuti permasalahannya, siswi yang bersangkutan sudah mau diajak kembali ke sekolah.

Sampai saat ini pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan agar dapat memantau langsung kondisi siswi yang bersangkutan, sampai memastikannya dapat kembali lagi meneruskan sekolah.

Dirinya menambahkan, pihaknya juga melakukan pemantauan apabila kiranya penyebab siswi yang bersangkutan berkeinginan berhenti bersekolah dikarenakan masalah lain seperti adanya tekanan atau kekerasan selain masalah ekonomi.

“Jika ada masalah lain, tanpa menunggu koordinasi dari pihak lainnya, DPPPA HSU siap melakukan pendampingan secara langsung,” ujar Gusti.

Selain itu, apabila siswi tersebut dapat melanjutkan sekolah, pihaknya akan mendorong untuk memberikan beasiswa baik melalui beasiswa Disdik, Kemenang, BAZNAS, maupun bantuan sosial Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial. “Sehingga perlu ada koordinasi dari semua pihak,” imbuhnya.

“Asal sudah mau melanjutkan sekolah, dibantu oleh koordinasi semua pihak masalahnya akan beres,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, surat yang sempat viral tersebut ditulis langsung oleh Siti Rohima siswi kelas 8 MTs Nurul Hidayah Kecamatan Danau Panggang yang ditujukan kepada gurunya, yang mana isinya membuat siapapun membacanya merasa iba dan sedih, lantaran alasan tidak mau membebani ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga satu-satunya, sehingga ia rela menyatakan hendak berhenti dari sekolah. (Diskominfo/wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !