SUKSES DIGELAR, ASKS XXIII 2026 DI HULU SUNGAI UTARA DITUTUP DENGAN HIBURAN APRESIASI DAN PEMBAGIAN HADIAH

AMUNTAI — Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XXIII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara resmi ditutup pada Minggu (1/11/2026). Rangkaian penutupan dikemas secara meriah lewat kegiatan hiburan apresiasi seni sekaligus pengumuman dan penyerahan hadiah pemenang lomba, bertempat di Aula Abdul Wahid, Amuntai, dengan mengusung tema “Membangkit Sastra di Negara Dipa”.
Acara penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU Rahman Heriadi, perwakilan unsur Forkopimda, ketua dewan kesenian, seniman, sastrawan, serta tamu undangan dari seluruh kabupaten dan kota se‑Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Rahman Heriadi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya ASKS XXIII secara sukses. Ia menegaskan ajang sastra tersebut bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan momentum strategis untuk menggali, merawat, dan menghidupkan kembali nilai luhur budaya daerah khususnya Negara Dipa, sekaligus mempererat silaturahmi antar pelaku seni sastra se‑Kalimantan Selatan.
Kemeriahan panggung penutupan diisi deretan penampilan unggulan para seniman dan sastrawan dari berbagai wilayah, meliputi pantun dari Kota Banjarmasin, musikalisasi puisi oleh Dewan Kesenian Daerah Banjarbaru, pembacaan puisi dari tuan rumah Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta puisi spesial dari perwakilan Barito Kuala.
Momen puncak penutupan dilanjutkan pengumuman pemenang berbagai cabang lomba sastra yang telah dipertandingkan. Dewan juri menetapkan para peraih juara dari perwakilan kabupaten/kota se‑Kalimantan Selatan, sebelum penyerahan piala, piagam penghargaan, dan hadiah diserahkan langsung oleh perwakilan dinas serta panitia pelaksana sebagai bentuk penghargaan atas karya sastra terbaik.
Dengan usainya ASKS XXIII, tongkat estafet penyelenggaraan Aruh Sastra Kalimantan Selatan edisi selanjutnya diharapkan mampu terus melahirkan karya sastra berkualitas yang membanggakan masyarakat Banua.
(MC HSU/Rafly)
Editor: Wahyu




