
AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga daerah dengan menjadi penyelenggara kejuaraan senam artistik Open U-15 se-Kalimantan Selatan tahun 2026.
Pergelaran yang diinisiasi oleh Persatuan Senam Indonesia (Persani) HSU ini mengakhiri dahaga panjang pencinta olahraga senam, mengingat ajang senam artistik belum pernah lagi dilaksanakan di daerah manapun di Kalsel selama hampir 30 tahun.
Keberhasilan menggelar event bersejarah ini tidak lepas dari komitmen tinggi serta kepedulian luar biasa dari Pemerintah Kabupaten HSU dan KONI HSU yang memberikan dukungan penuh dari persiapan hingga pelaksanaan.
Bertempat di Gedung Serbaguna Kompleks Stadion Sei Karias, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari 30 Agustus – 31 Agustus 2026 ini diikuti sebanyak 60 pesenam muda di bawah usia 15 tahun.
Para peserta datang dari berbagai wilayah di Kalsel, seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kotabaru, Tapin, Tabalong, HSU sebagai tuan rumah, hingga perwakilan klub-klub gymnastic ternama di Kalsel.
Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori kompetisi yang menuntut ketangkasan dan keindahan gerakan,
Kategori Putera Nomor lantai, meja lompat, dan palang sejajar.
Kategori Puteri Nomor lantai, balok keseimbangan (beam), dan meja lompat.
Pengurus Provinsi Persani Kalsel melalui Ketua Harian, Supratikno, memberikan apresiasi mendalam dan rasa hormat yang tinggi atas keberanian serta kepedulian Pemkab HSU beserta KONI HSU terhadap pembinaan cabang olahraga senam.
”Kami dari Persani Kalsel ‘angkat topi’ atas perhatian besar Pemkab HSU terhadap cabang olahraga senam ini. Terima kasih dan apresiasi tinggi atas kepeduliannya menggelar event yang selama 30 tahun belum pernah dilaksanakan di Kalsel. Kami berharap ajang ini bisa terus berlanjut secara berkala agar senam artistik semakin berkembang pesat di seluruh kabupaten dan kota,” ujar Supratikno,Senin (31/8/2026).
Senam artistik sendiri merupakan cabang olahraga yang memadukan keahlian akrobatik dan estetika tubuh, di mana para atlet dituntut memiliki kekuatan, kelenturan, serta keseimbangan tinggi. Melalui ajang bergengsi ini, para pesenam muda berbakat se-Kalsel kini memiliki wadah resmi untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah performa demi mencetak prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
(MC HSU /RHN- TIM)
Editor Wahyu




