
AMUNTAI – Sejumlah pelajar SMA Negeri 1 Sungai Pandan (Alabio) dibantu anggota Bhabinsa dan Polsek Alabio Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) turut andil dalam membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan membagikan ribuan masker dan vitamin kepada masyarakat.
Setidaknya 3000 lebih masker kain dibagikan kepada warga masyarakat setempat yang masih beraktivitas, khususnya para pedagang kecil, pengayuh becak, ojek yang berada di kawasan pasar Alabio, serta pengguna jalan yang melintas di depan sekolah mereka dan kantor Camat Sungai Pandan, Rabu (22/4).
Sedangkan untuk vitamin, selain dibagikan cuma-cuma kepada warga masyarakat, juga dibagikan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Alabio.
Koordinator aksi Nashiruddin mengatakan, kegiatan ini dilakukan keluarga besar SMAN 1 Sungai Pandan beserta alumni didukung oleh Duta Damai Kalsel, Koramil, dan Polsek Alabio.
Selain dari keluarga besar SMA 1 Sungai Pandan, dana donasi yang berhasil mereka kumpulkan sejak tanggal 4 sampai dengan 20 April 2020 juga berasal dari para donatur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMAN 1 Sungai Pandan dan alumni yang telah mendukung penuh kegiatan ini, semoga nantinya kita dapat bekerjasama kembali untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” ucap Nashiruddin.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sungai Pandan.
H Midehan Nabhani mengaku bangga, kegiatan yang dilakukan bertepatan dengan hari pasar di kawasan pasar Alabio ini adalah sebagai bentuk pencegahan Covid-19 di kabupaten Hulu Sungai Utara khususnya di kecamatan Sungai Pandan yang diinisiasi oleh OSIS.
“Kami membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat untuk mencegah sedini mungkin agar warga Hulu Sungai Utara tidak ada yang terjangkit Covid-19, walaupun saat ini HSU masih nol kasus,” imbuhnya.
Senada, anggota Koramil Sungai Pandan Partono juga memberikan apresiasi kepada para pelajar yang secara inisiatif melakukan aksi pembagian ribuan masker dan vitamin kepada warga.
“Kami anggota Koramil dan Polsek Alabio sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Pejuang tidak perlu memikul senjata, tetapi seperti yang dilakukan para pelajar dan alumni inilah yang sejatinya ada pada diri kalian,” pungkasnya. (Diskominfo/Wahyu)
![]()




