Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang memiliki lahan pertanian rawa lebak memiliki hasil panen yang cukup menggembirakan petani yang ditandai dengan panen raya bersama dengan Bupati Drs H Abdul Wahid MM MSi.
Dalam kesempatan itu bupati juga menyerahkan bantuan alat mesin panen, bersama ketua DPRD, Anggota Forkopinda HSU, Kepala BPS dan Kadis Pertanian dengan menggunakan mesin panen sekaligus mendemonstrasikan mesin tersebut kepada para petani.
Ubaidilah perwakilan kelompok tani Mawar Desa Penyiuran mengungkapkan rasa senangnya karena panen tahun ini dilakukan bersama Bupati HSU beserta rombongan. Dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang selama ini telah diberikan kepada petani mulai dari bibit sampai pada alsintan lainnya termasuk mesin panen yang diserahkan pada hari ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak bupati atas bantuan yang diberikan” katanya.
Kepala dinas pertanian Ilman Hadi mengatakan potensi lahan lebak yang dimiliki HSU yang bisa digunakan untuk pengembangan tanaman pangan khsusunya padi seluas 31.844 Ha. Sementara luas tanam yang sudah dimanfaatkan menurut Ilman seluas 25.282 Ha.
Untuk tahun ini tanaman yang sudah dipanen tercatat 3.552 Ha sehingga masih tersisa 21.627 Ha yang belum dipanen.
Ilman menambahkan HSU termasuk kabupaten yang menjadi penyangga produksi beras di Kalsel, karenannya dirinya akan selalu berupaya untuk mengembangkan pertanian guna mendukung pemenuhan kebutuha masyarakat dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati mengungkapkan bantuan mesin penen ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan menteri pertanian ke pada tahun 2015 yang lalu pada saat panen raya di desa Hambuku.
Wahid menambhkan bantuan ini diberikan karena tidak terlepas dari komitmen Kabupaten HSU dalam meningkatkan produksi tanaman padi.
Kedepannya bupati berharap agar para petani selalu berupaya memanfaatkan lahan yang dimiiki untuk usaha tani.
“Saya minta agar para petani giat memanfaatkan lahan untuk kegiatan tani, kami akan selalu mendukung untuk memberikan kemudahan guna pengembangan pertanian di HSU”, ujarnya.
Wahid juga berpesan agar alat mesin panen yang sudah diserahkan bisa dijaga dan dirawat dengan baik. Dan bagi anggota kelompok yang ingin pinjam agar tidak dipersulit, karena alat tersebut milik kita bersama dan harus dijaga bersama.
Dalam kegiatan panen raya dan demonstrasi mesin panen juga diadakan dialog bersama petani, kesempatan ini banyak digunakan para petani untuk menyampaikan saran pendapat dan permohonan kepada bupati. (yogie)
![]()




