
AMUNTAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan, membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Idham Chalid, Selasa (21/4/2026) malam, dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Hero Setiawan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terpilihnya HSU sebagai tuan rumah.
Ia menyambut hangat kehadiran para peserta dan menegaskan bahwa momentum ini merupakan sebuah kehormatan bagi daerah.
”Kegiatan ini sejalan dengan visi HSU Bangkit. Komitmen kami adalah selalu mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kreatif,” ujar Wakil Bupati.
Dirinya juga berharap agar forum ini tidak sekadar menjadi pertemuan rutin, melainkan mampu melahirkan inovasi baru bagi dunia pendidikan di Kalimantan Selatan.
”Kolaborasi solid, memperkuat jejaring antar kepala sekolah.
Peningkatan Mutu, Fokus pada kualitas lulusan yang berdaya saing.
Transformasi Digital, Mendorong sinergi antar daerah dalam menghadapi tantangan teknologi,” imbuhnya.
Sementara, Ketua MKKS SMP Kalsel, Guntariadi, memberikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten HSU.
Mewakili pengurus MKKS dari berbagai daerah, ia menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan keramahan yang diberikan.
”Kami sangat berterima kasih kepada Pemda HSU. Wadah ini sangat penting untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh Kepala SMP se-Kalimantan Selatan,” ungkap Guntariadi.
Musyawarah kerja kali ini mengusung tema “Bersinergi Melaksanakan Pendidikan Bermutu untuk Semua dalam Mewujudkan HSU Bangkit”. Kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 April 2026.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU beserta Sekretaris, Perwakilan Bank Kalsel,
Para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
(MC – HSU/Febri – RHN).
Editor Wahyu




