
Amuntai – Bukan hanya siswa yang mengikuti ujian nasional, guru pun demikian. Itulah yang telah dilakukan oleh guru-guru Sekolah Guru Indonesia (SGI) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang baru saja melalui tahap ujian sumatif atau bahasa kerennya ujian nasional ala SGI.
Trainer SGI M. Wahyuddin S. Adam mengatakan, ujian ini bertujuan untuk menguji kompetensi guru-guru hebat SGI selama mengikuti perkuliahan 5 pekan berturut-turut. Soal yang diberikan sebenarnya telah mereka kerjakan sebelum mengikuti kegiatan Military Super Camp, namun pada saat itu mereka mengerjakan soal SGI tersebut masih dalam keadaan kosong, artinya belum mendapatkan materi SGI sama sekali (soal pre-test).
“Kali ini mereka diuji kembali dengan soal yang sama atau post-test agar kita dapat membandingan apakah ada peningkatan kompetensi sebelum dengan sesudah mengikuti perkuliahan,” tambah Wahyudin.
Jenis soal mereka kerjakan terdiri dari 40 butir soal pilihan ganda dan 40 butir soal uraian, dengan durasi selama 120 menit. Suasana hening ketika soal dan lembar jawaban dibagikan. Ujian ini sulit namun menantang.
Ujian Sumatif ini merupakan pertemuan ke-8 SGI Master Teacher. Artinya sebentar lagi program SGI-MT angkatan XVIII ini akan segera berakhir. Masih ada sidang PTK yang menunggu di pekan berikutnya, dan momen wisuda menjadi pertemuan yang paling terkahir dan ditunggu-tunggu oleh guru-guru hebat tersebut di bulan Oktober.
“Semoga Guru-guru SGI, khususnya di HSU ini dapat mengikuti kegiatan ini hingga akhir program nanti,” harap Wahyudin. (Diskominfo/Trainer SGI/indah)
![]()




