
AMUNTAI – SMK Shalatiyah Bitin Kecamatan Danau Panggang mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam lomba perpustakaan sekolah tingkat SLTA se Kalimantan Selatan tahun 2020.
Kepala SMK Shalatiyah Bitin, Ahmad Auria, mengaku bangga dan bersyukur sekolahnya dapat mewakili Kabupaten HSU dalam tersebut. Hal itu diungkapkannya saat menyambut kedatangan tim penilai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel setibanya di SMK Shalatiyah, di Desa Bitin Danau Panggang, Selasa (30/6) siang, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.
Kedatangan tim penilai ini pun didampingi langsung oleh Kepala Dispersip HSU Hj Lailatanur Raudhah bersama jajaran yang disambut hangat para dewan guru dan pembina perpustakaan sekolah meski tanpa kehadiran para siswa-siswinya.
Lebih lanjut, Kepala SMK Shalatiyah Ahmad Auria mengatakan, melalui lomba perpustakaan sekolah ini diharapkan nantinya semakin bertambah besar perhatian terhadap sekolah ini.
“Biasanya kalau sudah masuk lomba ini, maka semakin besar perhatian dan masukan-masukan khusus bagi sekolah ini yang suatu saat nanti dapat mengembangkan kemajuan (sekolah) kami,” Kata Auria.
Ia menambahkan meski berada jauh di pedesaan, namun keinginan untuk meningkatkan prestasi dan kemajuan sekolah yang besar serta terarah menjadikannya sebagai modal selama ini.
Selain itu, ia juga berterimakasih kepada Dispersip HSU yang selama ini memberikan dukungan kepada SMK Shalatiyah.
Seiring dengan itu, Kepala Dispersip HSU Hj Lailatanur Raudhah menyebut terpilihnya SMK Shalatiyah Bitin mewakili Kabupaten HSU dalam lomba perpustakaan sekolah tingkat SLTA se Kalsel setelah sebelumnya pada bulan April kemarin Perpustakaan sekolahnya terpilih sebagai terbaik pertama.
“Kemarin ada beberapa sekolah yang mengikuti lomba perpustakaan sekolah tingkat Kabupaten HSU, jadi juara satunya SMK Shalatiyah, kemudian juara kedua MAN 1 HSU, dan yang ketiga perpustakaan sekolah SMAN Danau Panggang,” bebernya.
Melalui lomba perpustakaan sekolah ini, lanjut Lailatanur, juga mengharapkan SMK Shalatiyah mendapatkan masukan serta saran yang terbaik demi kemajuan perpustakaan sekolah.
Sementara itu, ketua tim penilai Arbayah mengatakan di samping melakukan penilaian dalam kegiatan ini pihaknya juga sekaligus dapat melakukan pembinaan terhadap beberapa sekolah di beberapa kabupaten/kota di Kalsel.
“Kapan lagi kami membina selain melalui kegiatan ini,” kata Arbayah.
Dirinya juga berharap perpustakaan-perpustakaan sekolah semakin bagus dan sukses minimal termasuk ke dalam enam perpustakaan sekolah terbaik di Kalimantan Selatan.
Selain itu, Arbayah mengaku kagum dengan prestasi yang ditunjukkan SMK Shalatiyah, meski berlabel swasta yang berada di pedesaan, namun mampu meningkatkan kemajuan pendidikan di wilayahnya dengan bersumber dari dana swadaya sukarela. (Diskominfo/Wahyu)
![]()




