
AMUNTAI – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Amuntai dan PT. United Tractors Site Tanjung kembali meneguhkan komitmen bersama melalui penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU), Selasa (6/5/2025) bertempat di Aula SMK Negeri 2 Amuntai.
Kerja sama ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam pembinaan dan pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kompetensi yang link and match dengan dunia industri, khususnya pada bidang alat berat dan otomotif.
Kepala SMK Negeri 2 Amuntai, Herry Fitriyadi, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kerja sama yang telah berjalan lebih dari 12 tahun ini.
“Alhamdulillah, kurikulum saat ini sangat mendukung siswa kita, bahkan sebelum lulus, sudah harus siap menghadapi dunia kerja. Ini adalah tantangan dan peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan dukungan industri sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Herry menyampaikan pentingnya kesinambungan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
“Kerja sama dengan PT. United Tractors bukan hanya soal teknis atau pelatihan, tetapi juga tentang membentuk karakter dan mental kerja siswa. Kami percaya, pendidikan yang baik harus menyentuh aspek keterampilan, sikap, dan etos kerja,” ungkap Herry.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dampak dari kerja sama ini telah dirasakan secara nyata oleh siswa dan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang. Bukan hanya memperluas peluang kerja bagi lulusan, tapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang dinamis, produktif, dan inovatif. Semoga PT. United Tractors terus menjadi mitra strategis kami dalam mencetak generasi unggul untuk Banua dan Indonesia,” imbuhnya.
Sementara itu, Site Manager PT. United Tractors Site Tanjung, Heri Priyo, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi dan peningkatan kompetensi generasi muda.
“Selama kami mampu, kami akan terus mendukung anak-anak didik kita. Kolaborasi ini harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan terutama bagi para siswa,” ucapnya.
Lebih lanjut, Heri Priyo menekankan pentingnya transfer ilmu industri ke dunia pendidikan.
“Sangat sayang jika ilmu dan pengalaman yang kami miliki di perusahaan tidak disalurkan. SMK Negeri 2 Amuntai ini luar biasa, inovasinya sangat tinggi. Kami melihat potensi besar yang patut terus dikembangkan,” katanya.
Dirinya juga menyampaikan harapan agar siswa lulusan SMK dapat langsung terserap di dunia kerja.
“Kami berharap ke depan, siswa yang lulus bisa 100 persen diterima di dunia kerja, khususnya yang memiliki keterampilan dan keahlian sesuai kebutuhan industri. Bila mereka menguasai skill yang tepat, tentu akan sangat mudah bagi mereka mendapatkan pekerjaan,” tukasnya.
Dengan perpanjangan MOU ini, diharapkan hubungan antara SMK dan industri semakin solid, menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berinovasi dan bersaing di era global. (Diskominfosandi Nata/Jimmy)
Editor Wahyu




