Kamis, 19 Februari 2026
Pertanian

SERAHKAN BANTUAN BIBIT BENIH PADI, BUPATI HSU HARAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN

 

AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani bersama Wakil Bupati, Hero Setiawan menyalurkan bantuan bibit benih padi kepada kelompok tani di Kabupaten HSU sebagai upaya mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

Penyerahan bantuan bibit benih padi ini dilaksanakan di depan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Banjang, Sabtu (24/5/2025) turut dihadiri Sekretaris Daerah HSU, Adi Lesmana, Ketua DPRD HSU Fadillah, Ketua TP PKK HSU, Dandim 1001/ HSU- Balangan, Mantri tani, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian, Camat dan Kepala Desa setempat.

Dalam kesempatannya, Bupati Haji Jani sapaan akrab Sahrujani, menyampaikan bantuan yang diserahkan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab HSU dan pemerintah pusat guna meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin berkelanjutan pangan dan mendukung kesejahteraan petani.

“Kami berharap bantuan bibit benih padi ini, dapat mengoptimalkan pertanian, jika tanam dua kali, maka panennya juga dua kali setahun,” kata Haji Jani.

Selain itu, bantuan ini juga sesuai dengan harapan DPRD Kabupaten HSU, yang menginginkan agar para petani mendapatkan bantuan prioritas bibit benih padi unggul untuk mempercepat dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian HSU, Haridi mengatakan, bantuan benih ini diberikan oleh pemerintah dalam rangka mendukung pencapaian program swasembada pangan dan membantu petani di Kabupaten HSU dalam melaksanakan kegiatan usaha tani.

“Pada tahun 2025 ini pemerintah memberikan bantuan benih unggul bermutu padi sebanyak 118,1 ton benih padi yang terdiri dari 82,5 ton benih padi biofortifikasi dimana 80 ton merupakan bantuan Pemerintah Pusat dan 2,5 ton bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” bebernya.

Sedangkan sisanya adalah benih padi inbrida sebanyak 35,6 ton yang terdiri dari 25 ton bantuan Pemprov Kalsel dan 10,6 ton bantuan Pemkab HSU yang dialokasikan untuk kegiatan optimasi lahan, intensifikasi tanaman pangan dan sebanyak 2,5 ton untuk kegiatan penangkaran padi dengan kelas benih yang lebih tinggi.

Adapun sebaran bantuan benih di berikan ke Kecamatan Danau Panggang sebanyak 11,125 ton, Babirik 15,45 ton, Sungai Pandan 19,625 ton, Sungai Tabukan 10,725 ton, Amuntai Selatan 10,875 ton, Amuntai Tengah 12 ton, Amuntai Utara 12,2 ton, Haur Gading 12,975 ton dan kecamatan Banjang sebanyak 13,125 ton.

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa benih padi biofortifikasi adalah benih padi yang telah dimodifikasi secara genetik untuk meningkatkan kandungan nutrisi tertentu, seperti zinc atau zat besi.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan padi yang lebih bergizi, yang dapat membantu mengatasi defisiensi nutrisi pada masyarakat.

Padi biofortifikasi menurut penelitian dapat membantu mengatasi stunting karena mengandung zinc lebih tinggi dibandingkan varietas padi biasa.

“Dengan penyaluran bantuan benih padi biofortifikasi, kita berharap beras yang dihasilkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Hulu Sungai Utara adalah beras kaya gizi, tinggi kandungan Zinc dan besi yang diharapkan akan mempercepat upaya penurunan angka prevalensi stunting di HSU,” imbuhnya.

“Kami berharap, dengan bantuan benih ini juga akan mengurangi beban petani dalam penyediaan sarana produksi untuk melaksanakan kegiatan usaha tani,” tutupnya. (Diskominfosandi Wahyu/Jimmy)

Loading

error: KONTEN DILINDUNGI !