
Amuntai – Ribuan santri ikuti wisuda santri XXIX dan khataman Al-Qur’an XII yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), di Komplek Gelanggang Olah Raga (GOR) Karias Amuntai, Minggu (19/11).
Dengan tema “Wujudkan Generasi Qur’ani yang berkarakter dan Cinta Tanah Air”, para Santri sangat antusias dan dengan merdu membacakan ayat suci Al-Qur’an sambil diiringi oleh ustadz sebagai pendamping.
Tampak hadir Direktur Lembaga Pengembangan TKA Al-Qur’an Provinsi Kalimantan Selatan H. Fahruraji. S.Pd, Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK, MM, M.Si, Plt. Sekda drh. H. Suyadi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir. H. Supomo, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK HSU sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan dan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPP-TKA) BKPRMI HSU Dra. Hj. Anisah Rasyidah Wahid, M.AP, Komandan Kodim 1001 Amuntai-Balangan Letkol. CPN. Sundoro Agung Nugroho, M.Si (Han), perwakilan BKPRMI Kabupaten HSS dan HST, serta Ketua Umum BKPRMI HSU Teddy Suryana,S.Pd.I, MM beserta jajaran BKPRMI HSU.
Ketua pelaksana Al-Alaby, S.Ag mengatakan, kegiatan ini sudah termasuk agenda tahunan BKPRMI, dengan tujuan mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Wisuda Santri XXIX dan Khataman Al-Qur’an XII diikuti 1.356 Santri dan 202 pendamping dari seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten HSU”, terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum BKPRMI HSU Teddy Suryana mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah yang sudah mendukung program-program BKPRMI selama ini, seperti selalu memberikan insentif untuk ustazd-ustadzah yang mengajar para santri di TPA seluruh Kabupaten HSU.
“BKPRMI HSU juga memberikan penghargaan kepada Dra. Hj. Anisah Rasyidah Wahid, M.AP sebagai tokoh motivator dan penggerak program-program pembinaan dan pengembangan Al-Qur’an di Kabupaten HSU”, lanjut Teddy.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua LPP-TKA Hj. Annisah Rasyidah Wahid, mengapresiasi kerja keras ustadz dan ustadzah yang mengajar para santri membaca Al-Qur’an selama ini, sehingga para santri bisa diwisuda pada hari ini.
“Pendidikan santri TK/TPA Al-Qur’an adalah salah satu pendidikan yang tepat, yang membawa misi penting bagi santrinya untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai nilai Qur’an sejak dini kepada anak-anak”, ujar Anisah.
Senada dengan itu, Direktur Lembaga Pengembangan TKA Al-Qur’an Provinsi Kalimantan Selatan H. Fahruraji, menyampaikan terima kasih atas arahan dan dukungan dari LPP-TKA BKPRMI HSU kepada para santri. Hal ini terbukti saat Lomba FASI Tingkat Nasional, perwakilan HSU meraih Juara 2 Ceramah Agama Islam dan Juara 1 Kaligrafi, sehingga turut memberikan andil pada Kalimantan Selatan menjadi juara umum Lomba FASI Tingkat Nasional ke-10.
Sementara itu, Bupati HSU H. Abdul Wahid HK mengatakan, Pemerintah Daerah akan terus memberikan insentif kepada para ustadz dan ustadzah yang mengajar di seluruh TKA di kabupaten HSU guna mendukung program-program BKPRMI.
“Diharapkan anak-anak setelah wisuda jangan berhenti belajar dan mengkaji Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sampai akhir hayat supaya selalu ada berkah dalam kehidupan kita”, pesan Wahid.
Dalam acara ini, para santri dengan khidmat membacakan Ikrar Santri. Prosesi wisuda yang disertai dengan penyerahan ijazah pun berjalan dengan lancar, walaupun sempat tertunda beberapa saat akibat turun hujan deras disertai angin yang cukup kencang (Diskominfo/faisal).
![]()




