AMUNTAI – Warga masyarakat Kabupaten HSU sepertinya harus ekstra hati-hati dan lebih memperhatikan serta menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19 dalam kehidupan keseharian. Hal ini melihat semakin bertambahnya jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten HSU.
Bupati HSU H. Abdul Wahid HK dalam keterangan persnya, Selasa (9/6) di Mess Negara Dhipa Amuntai, mengatakan bahwa hari ini ada penambahan jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten HSU.
Bupati Wahid menjelaskan, dari hasil swab yang diumumkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, sebanyak 35 orang yang diperiksa swab, sebanyak 18 orang dinyatakan positif covid-19.
Dari 18 orang yang positif covid-19, menurut Bupati Wahid, sebanyak 14 orang adalah karyawan RSUD Pambalah Batung Amuntai, yang terdiri dari petugas kebersihan 7 orang, petugas loket pembayaran 2 orang, petugas loket pendaftaran 3 orang, perawat yang tidak memberikan pelayanan kesehatan 1 orang, dan 1 orang managemen.
Sementara 4 orang yang positif, Bupati HSU menjelaskan bahwa 3 orang positif merupakan hasil tracking Dinkes HSU terhadap 30 orang keluarga pasien positif atau orang yang pernah kontak dengan pasien yang meninggal di puskesmas Sungai Pandan. Sementara yang 1 orang positif dari Puskesmas Babirik kemudian dirujuk ke RSUD Pambalah Batung Amuntai.
Bupati Wahid menambahkan, dari 26 orang pasien positif covid-19, 1 orang meninggal dunia, 1 orang sembuh, dan sebanyak 24 orang dalam perawatan.
Kesempatan itu, Wahid juga mengingatkan kepada warga agar selalu berhati-hati dan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta selalu menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19, dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menjahui kerumunan.
Orang nomor 1 di HSU ini juga berdoa semoga masyarakat HSU selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, diberikan pemeliharaan, dan perlindungan Allah SWT dari virus corona. (Humpro)
![]()





