
AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) HSU terus berupaya mengembangkan kelompok bina keluarga lansia Asyifa menjadi sekolah lansia untuk optimalisasi pembiaan kualitas hidup lansia.
Sekolah lansia Asyifa ini diresmikan Plt Bupati HSU, Husairi Abdi yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jumadi, pada Kamis (28/7/2022) di Keluruahan Kebun Sari.
Dalam sambutan tertulis Plt Bupati HSU, Husairi Abdi yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan HSU, Jumadi mengatakan memberi apresiasi kepada DPPKB atas inisiasinya meresmikan sekolah lansia.
“Sekolah lansia sebagai upaya pemberian informasi, pelatihan dan permainan edukatif kepada lansia tentang kesehatan, keagamaan, sosial budaya dan sebagainya sehingga lansia dapat hidup bahagia sejahtera.” ucapnya.
Ia menambahkan, sekolah lansia memberikan materi pembelajaran dengan tujuan 7 dimensi lansia tangguh yaitu, spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional, vokasional, dan lingkungan.
“Tujuh dimensi tersebut juga menjadi indikator lansia yang sehat secara fisik, sosial, mental, mandiri, aktif, dan produktif.” sebut Jumadi.
Sementara itu, Kepala DPPKB HSU, Anisah Rasyidah mengatakan, sekolah Lansia dilaksanakan sebanyak 12 kali dalam setahun dengan jumlah lansia 20 orang lansia dan 5 orang kader BKL.
Menurutnya, sekolah lansia merupakan perwujudan dari konsep belajar sepanjang hayat dan merupakan salah satu inovasi program yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat pada kelompok BKL.
Lanjut, ia menjelaskan target tujuan sekolah kansi yakni, meningkatkan pengetahuan dan perilaku lansia terhadap kesehatan, kedekatan lansia dengan nilai spiritual, harapan hidup yang berkualitas, tangguh dan berdaya guna dan Meningkatkan kebahagiaan dan kemandirian lansia. (Diskominfosandi/nata/yudi)
![]()




