
Amuntai – Dalam rangka mengembangkan dakwah dan syiar Islam, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar tabligh Akbar bersama KH. Asmuni (Abah Guru Danau), Rabu (17/10).
Acara yang berpusat di Aula KH. Dr. Idham Chalid Hulu Sungai Utara ini dihadiri oleh Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, Wakil Bupati H. Husairi Abdi, Ketua TP PKK Hj. Anisah Rasyidah Wahid, Ketua DPRD H. Sahrujani, Kepala SKPD, pejabat pemerintah Kabupaten HSU, alim ulama dan guru-guru agama, serta ratusan masyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan syair maulid yang dipimpin langsung dengan penuh khidmat oleh KH. Asmuni. Kemudian lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qori Ust. Ahmad Hartani.
Bupati HSU H. Abdul Wahid HK dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan ini, karena dengan menuntut ilmu hendaknya lebih meningkatkan keimanan, menjalin silaturahmi, dan menambah amal ibadah.
“Kita patut bersyukur Kabupaten Hulu Sungai Utara jauh dari musibah. Hendaknya ini jadi renungan agar kita selalu memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah,” imbuhnya.
Disamping itu Bupati juga mengingatkan kepada Masyarakat HSU yang akan mengahadapi masa-masa pemilu, supaya bisa selalu menjaga suasana pemilu 2019 aman, damai dan sejuk.
Acara ini juga bersamaan dengan dilaksanakannya tasmiyah atau pemberian nama kepada cucu Bupati HSU, dari pasangan Almien Ashar Safari dan Assyifa Norhana yang diberi nama Ameera Mastika Hasanah.
“Alhamdulillah, terimakasih yang sudah hadir dan mendoakan cucu kami. Namanya Ameera Mastika Hasanah. semoga menjadi anak yang salehah,” ujar Bupati menutup sambutannya.
Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Asmuni atau yang akrab dipanggil Abah Guru Danau. Dalam tausyiahnya, Abah Guru Danau menyampaikan agar masyarakat Hulu Sungai Utara banyak-banyak bersabar dan selalu menjaga kerukunan, supaya Kabupaten Hulu Sungai Utara selalu dalam lindungan dan keselamatan dari bencana dan musibah, serta menjaga daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara agar selalu aman dan kondusif, terlebih menjelang pemilu 2019 ini.
“Jangan jadikan perbedaan pendapat membuat kita jadi tercerai-berai” ujar Abah Guru Danau.
KH. Asmuni dalam ceramahnya juga menceritakan riwayat Nabi Zakaria AS dan puteranya Nabi Yahya AS. Keteladanan yang diajarkan Nabi Yahya AS dalam berbakti kepada orang tuanya Nabi Zakaria AS hendaknya kita jadikan contoh dalam keluarga.
Abah Guru Danau juga mengingatkan, dalam memberikan nama keturunan hendaklah memberikan nama yang memiliki arti baik dalam Al-Qur’an. Selain itu diwajibkan sebagai orang tua untuk menjaga serta mendidik anak keturunan agar nantinya menjadi anak yang saleh dan salehah.
“Anak yang dibekali dengan ilmu agama dan akhlakul karimah akan menjadi amal jariyah yang nantinya menambah amal kebajikan orang tua dan menjadi penolong di akhirat kelak,” pesannya. (Diskominfo/tim/indah)
![]()




