AMUNTAI – Dari total 262 jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang tergabung dalam kloter 6 gelombang pertama embarkasi haji Banjarmasin, akan diberangkatkan menuju asrama haji Banjarmasin di Banjarbaru menggunakan 6 buah armada bus yang difasilitasi oleh Pemkab HSU.
Kepala Dinas Perhubungan HSU H Hamdani, Minggu (14/7) mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, para jamaah calon haji kabupaten HSU akan diberangkatkan menuju asrama haji Banjarmasin di Banjarbaru menggunakan 6 buah armada bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan sebelum keberangkatan.
“Tahun ini, kami siapkan 6 buah bus untuk jamaah haji gelombang pertama yang tergabung dalam kloter enam, satu buah bus lagi untuk gelombang kedua tanggal 2 Agustus,” ungkap Hamdani.
Dirinya menambahkan, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, jamaah calon haji asal Kabupaten HSU akan dikumpulkan terlebih dahulu di Masjid Raya At Taqwa Amuntai Selasa tanggal 16 Juli 2019. Usai shalat zuhur sekitar pukul 14.00 wita selanjutnya diberangkatkan menuju ke asrama haji Banjarmasin dengan pengawalan Dishub dibantu Polres HSU dan Satpol-PP HSU.
Pada tanggal 17 juli 2019, jamaah calon haji Kabupaten HSU sudah memasuki asrama haji untuk melakukan proses penerimaan berbagai pemeriksaan dan persiapan lanjutan. Kemudian pada tanggal 18 Juli 2019 jamaah berada di Bandara Syamsuddin Noor pukul 04.10 wita berangkat menuju Tanah Suci,” jelas Hamdani.
“Sementara untuk barang bawaan para jamaah calon haji seperti koper dapat diantar terlebih dahulu ke kantor Dinas Perhubungan HSU pada pagi selasa 16 Juli pukul 08.00 sampai dengan 12.00 wita sebelum keberangkatannya jamaah haji,” sambungnya.
Kendati seringkali diperingatkan, dirinya mengaku masih saja ada dari para jamaah yang kedapatan membawa barang yang dilarang, bahkan curi kesempatan membawa barang yang berlebihan seperti rokok. Oleh karenanya ia kembali mengimbau agar para jamaah calon haji tidak membawa barang bawaan yang dilarang seperti barang cair, mudah pecah, terlebih narkoba.
“Karena pemeriksaan barang bawaan semakin tahun semakin diperketat oleh pemerintah Arab Saudi, bahkan jenis jamu-jamu kesehatan saja sekarang sudah dilarang,” kata Hamdani.
Dirinya juga berpesan kepada para jamaah calon haji kabupaten HSU agar mempersiapkan barang bawaan dengan sebaik-baiknya, agar tidak ada barang penting yang ketinggalan. (Diskominfo/Wahyu)
![]()




