PANGKAS ANTREAN PASIEN, PEMKAB HSU GELONTORKAN 168 M UNTUK RAWAT INAP DAN FARMASI RSUD PEMBALAH BATUNG

AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) resmi memulai pembangunan Tahap 2 RSUD Pembalah Batung di Desa Tapus Kecamatan Amuntai Tengah, Rabu (2/9/2026). Proyek ekspansi ini difokuskan pada pembangunan gedung rawat inap baru berkapasitas 126 tempat tidur serta gedung farmasi terpadu untuk mendongkrak kualitas pelayanan medis.
Kehadiran dua fasilitas baru ini diproyeksikan membawa dampak langsung bagi kenyamanan dan penanganan medis warga HSU.
Dengan bertambahnya 126 tempat tidur, ruang rawat inap diharapkan mampu menampung pasien secara lebih cepat dan responsif tanpa kendala keterbatasan ruangan.
Sementara itu, integrasi gedung farmasi yang modern dirancang khusus untuk memangkas waktu tunggu pengambilan obat, sehingga antrean panjang yang selama ini dikeluhkan dapat terurai.
Manfaat ini diyakini tidak hanya mempercepat proses pemulihan pasien lewat penanganan yang tepat sasaran, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang mendampingi selama masa pengobatan.
Kepala Dinas Kesehatan HSU, dr.Mochammad Yandi Friyadi, menjelaskan bahwa proyek bernilai Rp168.681.232.000,00 ini dibiayai melalui APBD HSU tahun jamak (multiyears) 2026–2027.
Pekerjaan fisik dipercayakan kepada kontraktor PT Cipta Vera Mandiri dengan masa pelaksanaan 540 hari.
”Proyek ini difokuskan pada kapasitas layanan medis secara komprehensif. Ruang lingkup utamanya adalah pembangunan gedung rawat inap 126 tempat tidur dan gedung farmasi,” ujar dr. Yandi saat peletakan batu pertama (groundbreaking).
Dalam kesempatan yang sama, Bupati HSU, H. Sahrujani, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk proyek ini membutuhkan perjuangan ekstra di tengah kondisi keuangan negara yang menantang. Namun, berkat sinergi kuat bersama DPRD HSU, komitmen pelayanan kesehatan ini akhirnya bisa terealisasi.
”Alhamdulillah hari ini kita bisa peletakan batu pertama. Luar biasa, sejak kontrak ditandatangani dua bulan lalu, progres pekerjaannya cukup tinggi. Kita ingin rumah sakit ini melayani masyarakat secara paripurna,” tegas Sahrujani.
Acara groundbreaking tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD HSU, unsur Forkopimda, para alim ulama, Ketua MUI, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen kontraktor pelaksana.
(MC HSU/AULIA – RHN).
Editor Wahyu




