
AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid sangat mengapresiasi kesadaran dan inisiatif para Kepala Desa dan aparat kecamatan di daerahnya yang bersedia melakukan Tes Skrining (Screening Test) kesehatan guna mencegah menyebarnya Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).
Para Kepala Desa di Kecamatan Sungai Tabukan dan Paminggir melakukan Tes Skrining ke puskesmas pada Senin (13/4) kemarn, termasuk para Camat dan staf kecamatan.
“Hendaknya para Kades dan aparat kecamatan lainnya bisa mengikuti jejak serupa dengan memeriksakan diri ke pos-pos layanan kesehatan terdekat,” ujar Wahid.
Wahid mengimbau bagi aparat pemerintah dan warga masyarakat yang baru tiba dari melakukan perjalanan luar daerah untuk memeriksakan diri ke puskesmas guna menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Bupati juga mengatakan, semua puskesmas siap melayani warga masyarakat yang ingin melakukan Tes Skrining berupa serangkaian pemeriksaan seperti tes suhu tubuh, mengajukan pertanyaan tentang keluhan kesehatan, dan riwayat perjalanan keluar daerah.
Camat Sei Tabukan H Syahbuddin Nor yang turut memeriksakan diri bersama para staf kecamatan juga menyatakan bangga atas kesadaran Kepala Desa untuk datang ke puskesmas menjalani Tes Skrining.
“Kesadaran dan dukungan warga kami juga cukup besar dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 misalnya beberapa desa berinisiatif menyediakan sarana tempat cuci tangan di depan rumah warganya masing-masing dengan memodifikasi kaleng plastik bekas cat dengan dipasangi kran,” terangnya.
Para Kepala Desa di kecamatan ini juga dengan sigap merespon himbauan Bupati untuk membuat spanduk yang berisi himbauan untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Alhamdulillah, warga di Kecamatan Sungai Tabukan sangat peduli dan mendukung upaya pencegahan penyebaran Virus Corona, bahkan salah satu lembaga pendidikan swasta yakni Zadul Ma’ad bersedia menyediakan ruang khusus untuk keperluan isolasi bagi warga yang baru tiba dari perjalanan luar daerah,” kata Syahbuddin Nor.
Beberapa perajin bordir dan penjahit di wilayah kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Sungai Pandan ini mulai memproduksi masker kain sendiri untuk membantu warganya yang kesulitan mencari masker di apotik dan toko.
Namun, Syahbuddin bersyukur berdasarkan hasil Tes Skrining hingga saat ini belum ada Kepala Desa maupun aparat kecamatan yang terdapat gejala terpapar COVID-19 serta belum ada aparat atau warga yang harus menjalani isolasi.
Syahbuddin juga mewajibkan aparat kecamatan khususnya untuk mengenakan masker saat bekerja dan melakukan cuci tangan dengan sabun sebelum masuk ke kantor kecamatan.
“Kita juga melakukan pergiliran bekerja di kantor atau kebijakan shift kerja sesuai anjuran Bupati tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Diskominfo/Eddy Abdillah)
![]()




