
BANJARBARU – Sebagai bagian dari persiapan matang sebelum berangkat ke Tanah Suci, seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 16 BDJ mengikuti pembekalan pemantapan manasik haji sekaligus pembinaan bagi petugas kloter, ketua regu (Karu), dan ketua rombongan (Karom). Kegiatan tersebut digelar di Masjid Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jumat (15/5/2026) sore.
Pemantapan manasik ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman para jamaah mengenai tata cara, urutan, dan ketentuan pelaksanaan ibadah haji yang benar sesuai tuntunan syariat.
Para narasumber menjelaskan secara rinci mulai dari persiapan berihram, rangkaian ibadah di Mekkah dan Madinah, hingga tata cara melempar jumrah, bertawaf, dan sa’i, lengkap dengan penjelasan hikmah serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar ibadah sah dan sempurna.
Selain materi manasik, kegiatan juga difokuskan pada pembinaan khusus bagi seluruh unsur petugas pendamping, mulai dari petugas kloter, ketua regu, hingga ketua rombongan.
Dalam pembinaan ini, para petugas dibekali dengan tugas, tanggung jawab, serta cara membimbing, mengarahkan, dan mengawal jamaah selama perjalanan maupun saat melaksanakan ibadah di lokasi suci.
Mereka juga dilatih untuk sigap menangani berbagai kemungkinan situasi demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh jamaah asal HSU.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten HSU, H. Hafizi, yang turut hadir memantau kegiatan, menyampaikan bahwa pembekalan ini sangat krusial sebagai bekal terakhir sebelum keberangkatan.
Ia menekankan bahwa pemahaman yang mantap tentang manasik akan membuat jamaah lebih tenang dan percaya diri dalam beribadah, sementara kesiapan petugas menjadi kunci kelancaran pelayanan dan pendampingan di lapangan.
“Pemantapan manasik ini bertujuan agar jamaah tidak hanya hafal secara teori, tetapi benar-benar paham dan mampu mempraktikkannya dengan tepat,” ujar H. Hafizi.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesatuan pemahaman dan kerja sama yang erat antara petugas dan jamaah, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar, aman, dan membawa kesempurnaan ibadah haji yang dirindukan.
Para jamaah dan petugas tampak mengikuti seluruh materi dengan penuh perhatian dan antusiasme. Mereka mencatat hal-hal penting dan aktif bertanya untuk meluruskan segala hal yang masih belum jelas. Dengan bekal ilmu dan bimbingan yang telah diterima, seluruh jamaah asal HSU kini semakin mantap dan siap menunaikan panggilan suci ke Tanah Haram.
Setelah menjalani proses penerimaan jemaah di asrama haji, para jemaah dijadwalkan akan dilepas menuju Jeddah Bandara King Abdul Aziz Saudi Arabia pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.55 WITA.(MC HSU/ Wahyu/ Tim)
Editor Putera




