
Ilustrasi: livejapan.com
Amuntai – Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada tahun 2018 akan melakukan optimalisasi lahan seluas 500 hektar, guna memaksimalkan hasil pertanian.
“Ditetapkan 500 hektar optimalisasi lahan rawa tahun 2018,” ungkap Kepala Dinas Pertanian HSU Ir. H. Ilman Hadi, baru-baru ini.
Ilman menjelaskan, HSU mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat untuk pemanfaatan lahan rawa sebesar 500 hektar. Dengan adanya optimalisasi lahan ini diharapkan panen yang sebelumnya satu kali bisa dinaikkan menjadi dua kali dalam setahun.
“Anggaran untuk optimalisasi melalui APBN,” ungkapnya.
500 hektar yang akan dioptimalkan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Babirik, Sungai Pandan, serta beberapa wilayah pertanian lainnya yang dianggap memiliki potensi untuk dikembangkan.
Ilman menambahkan, langkah dan upaya yang akan dilakukan dalam optimalisasi lahan ini adalah melakukan pengembangan polder mini yang bisa mengairi persawahan dengan cakupan lahan sekitar 150 hektar.
“Nanti akan kita upayakan melalui polder berskala kecil yang bisa mengairi persawahan seluas 150 hektar. Ada saluran pembuangan dan pompanya juga,” kata Ilman.
Pihaknya juga akan benar-benar melihat lokasi lahan yang tepat untuk dikembangkan, agar keberhasilannya bisa meningkat, dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
Dinas Pertanian HSU mencanangkan, pada tahun 2018 ini target tanam sekitar 26.000 hektar. Target tanam pada tahun 2018 ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2015 lalu yang sekitar 28.000 hektar.
“Untuk target tanam pada tahun ini sekitar 26.000 hektar. Memang terdapat penurunan, karena disesuaikan dengan hasil pengkajian,” beber Ilman. (Diskominfo/tim/indah)
![]()




