Sabtu, 14 Maret 2026
KeagamaanPendidikan

GELAR PROGRAM TAUSIAH DUHA, SMAN 1 AMUNTAI KEDATANGAN KH FAKHRUDDIN NUR DARI JAMBI

AMUNTAI – Keluarga besar SMAN 1 Amuntai  melaksanakan program Tausiah Duha bersama KH Fakhruddin Nur yang datang dari Kuala Tungkal Provinsi Jambi, Kamis (14/8/2025).

Bertempat di halaman SMAN 1 Amuntai kedatangan Guru Tungkal saapan KH Fakhruddin Nur, disambut antusias diiringi pengalungan bunga dan lantunan sholawat kala memasuki area sekolah yang sudah di tunggu oleh ratusan Siswa-siswi serta Dewan Guru SMAN 1 Amuntai.

Kegiatan Tausiah Duha ini merupakan salah satu program sekolah dalam mewujudkan Generasi yang relegius berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Sukiman, selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Amuntai mengucapkan terima kasih kepada OSIS dan seluruh Panitia atas terlaksananya kegiatan Tausiah Duha ini.

Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan Tausiah Duha ini di awali dengan sholat duha serta pembacaan Asmaul Husna serta surah surah pendek.

“Selain sebagai ajang silaturahmi kegiatan ini juga merupakan program sekolah dalam rangka membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” kata Sukiman.

Kepada penceramah, Sukiman menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas di kabulkannya hajat keluarga Besar SMAN 1 Amuntai untuk berhadir mengisi acara tausiah duha ini.

Sukiman juga mendo’akan semoga hajat beliau di kabulkan oleh Tuhan yang maha Esa.

Sementara itu dalam ceramahnya dan juga beberapa cerita lucu yang membuat hadirin tertawa KH. Fakhruddin menyampaikan kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Amuntai agar dapat berbakti kepada orang tua dan guru.

Perbuatan tersebut merupakan jalan menuju kunci sukses serta dapat menaikan rejeki yang berlimpah.

Dengan antusias seluruh hadirin mendengar dan menyimak apa yang di telah disampaikan oleh bapak penceramah untuk dapat dijadikan contoh dalam kehidupan sehari hari.

Dalam kegiatan tausiah duha ini siswa dan dewan guru diberi kesempatan untuk bertanya kepada bapak penceramah agar mereka dapat lebih dalam memahami bagaimana berbakti kepada orang tua baik yang masih hidup atau pun yang sudah meninggal dunia. (Yudi)

Editor Wahyu

error: KONTEN DILINDUNGI !